PENGARUH LATIHAN WEIGHT TRAINING DAN RESISTANCE BANG TERHADAP KETEPATAN PUKULAN SMASH PADA ATLET BULU TANGKIS STUDI EKSPERIMEN PADA ATLET PUTRA SMAN 1 WONOSARI
Abstract
Penelitian eksperimental ini menggunakan desain two groups pre-test post-test, studi ini menguji pengaruh latihan weight training dan resistance band terhadap ketepatan pukulan smash dalam bulutangkis. Sampel penelitian terdiri dari 20 atlet putra SMA N 1 Wonosari yang dibagi secara acak menjadi dua kelompok intervensi. Kelompok weight trainingmelaksanakan latihan beban, sementara kelompok resistance band melakukan latihan dengan menggunakan band elastis, masing-masing sebanyak 14 sesi dengan frekuensi tiga kali per minggu. Data performa diukur menggunakan instrumen tes ketepatan smash dari Saleh Anasir dan dianalisis melalui uji statistik parametrik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua intervensi memberikan pengaruh yang signifikan secara statistik. Latihan weight training menghasilkan peningkatan ketepatan smash dengan nilai t_hitung = 13,31 (p < 0,05). Demikian pula, latihan resistance band juga menunjukkan pengaruh signifikan dengan t_hitung = 12,41 (p < 0,05). Lebih lanjut, uji beda antara kedua kelompok mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam efektivitas kedua metode tersebut (t_hitung = 3,70 > t_tabel = 2,10; p < 0,05). Temuan ini mengonfirmasi bahwa meskipun keduanya efektif, latihan weight training memberikan dampak peningkatan yang lebih besar secara statistik dibandingkan latihan resistance band terhadap ketepatan pukulan smash. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa untuk meningkatkan presisi teknik smash pada atlet bulutangkis remaja, latihan weight training merupakan metode yang lebih unggul dan direkomendasikan untuk diintegrasikan sebagai komponen utama dalam program latihan fisik.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Asnaldi, A. (2019). Hubungan Daya Tahan Aerobik dan Daya Tahan Kekuatan Otot Lengan Dengan Kemampuan Smash Pemain Bulutangkis Pasie Nan Tigo Kota Padang. Jurnal MAENPO: Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi, 10 (1), 36. https://doi.org/10.35194/jm.v10i1.940
Benovri, R. (2018). Pengembangan Model Latihan Smash Bulutangkis Untuk Usia Remaja. Motion: Jurnal Riset Physical Education, 9(1), 1–10.
Diatmika, I. P. W., Yoda, I. K., & Tisna, G. D. (2021). Evaluasi Program Pembinaan Prestasi Cabang Olahraga Bulutangkis di Persatuan Bulutangkis (PB) Anugerah Denpasar dengan Metode Contex, Input, Procces, Product (CIPP). *Indonesian Journal of Sport & Tourism, 2 (1), 21. https://doi.org/10.23887/ijst.v1i1.34832
Elinopita, T., & Setiana, I. (2021). Apakah Latihan Resistance Band Dapat Meningkatkan Kekuatan Lengan Siswa Ektrakulikuler Bola Voli SMP Kristen Aletheia Malang. Jurnal Pendidikan Jasmani Khatulistiwa, 2 (1), 9. https://doi.org/10.26418/jpjk.v2i1.47109
Farhiah, A., Triansyah, A., & Haetami, M. (2019). Pengaruh Weight Training terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai. Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, 3 (2), 45-56.
Harsono. (2015). Kepelatihan Olahraga, Teori Metodologi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Intan Primayanti, I. (2019). Pengaruh Latihan Drill Dan Latihan Pola Pukulan Terhadap Kemampuan Smash Bulutangkis Pada Pb Liansa Juniormasbagik. Program Studi Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, Fakultas Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, Institut Keguruan Dan Ilmu Pendidikan IKIP Mataram, 6, 25–31.
Kartiko, P. P. & D. C. (2021). Survei Kondisi Fisik Atlet Pada Berbagai Cabang Olahraga. Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 09, 61–70.
Mashuri, H., Zawawi, M. A., Kholis, M. N., Junaidi, S., Pratama, S. H. A., & Jatmiko. (2019). Pelatihan Kondisi Fisik Dominan Bolabasket. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 283-294.
Musthafa, I. (2022). Analisis Biomekanika Pukulan Smash dalam Bulutangkis. Jurnal Olahraga Prestasi, 18 (1), 77-89.
Ridlo, A. F. (2015). Hubungan Antara Koordinasi Mata Tangan, Power Lengan Dan Percaya Diri Dengan Keterampilan Smash Bulutangkis. Jurnal Keolahragaan, 5(2), 213–225.
Sudiadharma, S., & Rahman, A. (2023). Pengaruh Latihan Push-Up Dan Kadar Lemak Tubuh Terhadap Keterampilan Smash Dalam Permainan Bulutangkis Kabupaten Takalar. Jurnal Cahaya Mandalika, 3 (2), 270–278.
Surya Muharram, Irsan Kahar, N. S. G. (2022). Ketepatan Smash Pada Permainan Bulutangkis: Kontribusi Faktor Psikologis Atlet Bulutangkis Kota Palopo. Sport Science and Health Journal, 7 (2), 180–190. https://doi.org/10.24036/MensSana.07022022.22
Wahyuni, S. S. (2023). Pengaruh Latihan Dumbbell dan Resistance Band terhadap Pukulan Backhand Lob Clear Atlet Bulutangkis Putri. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 11(1), 112-125.
Yudha, R. P. (2015). Pengembangan Tes Ketepatan Smash Bulutangkis untuk Atlet Junior. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 14 (2), 25-34.
Zarwan, Z., & Sefri, S. (2019). Minat Masyarakat terhadap Olahraga Bulutangkis di Era Modern. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 2 (1), 12-17.
Adnan, A. (2021).Statistika Inferensial untuk Penelitian Olahraga. Malang: Media Sains Indonesia.
Harmono, H. (2014). Keterampilan Dasar Bulutangkis. Bandung: Pustaka Setia.
Harsono. (1988). Kepelatihan Olahraga: Teori dan Metodologi. Bandung: CV. Pionir Jaya.
Harsono. (2018). Latihan Kondisi Fisik Untuk Atlet Sehat Aktif. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Romadhan, A. (2017). Latihan Fitness Praktis dengan Resistance Band. Jakarta: Penebar Swadaya Grup.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukadiyanto. (2011). Pengantar Teori dan Metodologi Melatih Fisik. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Keolahragaan UNY.
Ash Shiddieqy, M. H. (2024). Meta Analisis Latihan Drill Dalam Meningkatkan Ketepatan Pukulan Smash Atlet Bulutangkis (Doctoral dissertation, Universitas Jambi).
DOI: https://doi.org/10.37905/jscaj.v5i1.36357
Refbacks
- There are currently no refbacks.



