Pendampingan Pembuatan Kerupuk Ikan Tongkol sebagai Strategi Optimalisasi Pendapatan Berkelanjutan Masyarakat Pesisir Desa Katialada Kabupaten Gorontalo Utara

Usman Usman

Abstract


Fishery product processing is one of the strategic approaches to increasing the added value of fishery commodities while strengthening the economic resilience of coastal communities. As one of the main fishery commodities, mackerel tuna (Euthynnus affinis) has considerable potential to be processed into value-added food products, including fish crackers. This study aimed to produce high-quality mackerel tuna crackers and to analyze the production process and production costs as an alternative for developing fishery-based small-scale enterprises. The methods employed included the preparation of tools and materials, cleaning and grinding the fish meat, mixing the ingredients, shaping the dough, frying, packaging, direct observation of the production process, and production cost analysis. The results showed that the mackerel tuna crackers had a uniform stick shape, an attractive golden-brown color, a savory taste, a distinctive fish aroma, and a crispy texture, indicating that the product is suitable for consumption and has promising market potential. The total production cost for one production cycle was IDR 116,000, suggesting that the business can be established with relatively affordable capital. In addition to increasing the added value of fishery products, processing mackerel tuna into crackers can extend product shelf life, create new business opportunities, and improve the income of coastal communities. Therefore, the development of mackerel tuna cracker enterprises should be supported through capacity building, the adoption of improved processing technologies, innovative packaging, and strengthened business management to enhance product competitiveness and promote sustainable community economic empowerment.

Keywords


Mackerel Tuna; Fish Crackers; Product Diversification; Value Added; Coastal Community Empowerment

Full Text:

PDF

References


Abdullah, S., dkk. (2022). Analisis kandungan gizi dan tingkat kesukaan konsumen terhadap produk olahan berbasis ikan tongkol (Euthynnus affinis). Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 25(2), 115–124.

Adawyah, R. (2014). Pengolahan dan pengawetan ikan. PT Bumi Aksara.

Andriyani, L., & Syahputra, R. (2021). Pola distribusi dan analisis harga komoditas ikan tongkol di pasar tradisional Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Perikanan, 9(1), 45–53.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Gorontalo Utara. (2025). Kecamatan Kwandang dalam angka 2025. BPS Kabupaten Gorontalo Utara.

Daming, U., & Saputra, W. (2026). Manajemen pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis komunitas dan nilai lokal. Penerbit Presisi Akademik.

Ghazali, M., dkk. (2021). Pelatihan pengolahan kerupuk ikan di Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(2).

Hasan, F., & Ismail, R. (2023). Strategi pengembangan usaha pengolahan hasil perikanan dalam meningkatkan pendapatan nelayan pesisir. Jurnal Pemberdayaan Ekonomi Pesisir, 6(2), 112–125.

Intyas, V. R. (2020). Strategi penguatan ekonomi nelayan skala kecil melalui hilirisasi dan diversifikasi produk olahan perikanan. UB Press.

Kirana, A., dkk. (2017). Potensi strategis Indonesia sebagai produsen dan pasar produk olahan perikanan di Asia Tenggara. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 7(2), 89–100.

Laiya, N., Harmain, R. M., & Yusuf, N. (2014). Formulasi kerupuk ikan gabus yang disubstitusi dengan tepung sagu. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 2(2), 81–87.

Nursholeh, M., dkk. (2022). Efek rasio penambahan tepung singkong dan ikan tongkol terhadap sifat organoleptik dan daya kembang kerupuk. Jurnal Teknologi dan Mutu Pangan, 1(1).

Rangkuti, F. (2009). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. PT Gramedia Pustaka Utama.

Ria, N., & Karim, A. (2024). Pemberdayaan ekonomi wanita nelayan melalui diversifikasi produk olahan ikan tongkol. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 45–56.

Sobari, E. (2019). Dasar-dasar proses pengolahan bahan pangan. Politeknik Negeri Subang.

Supriadi, D., dkk. (2021). Analisis nilai tambah usaha pemasaran dan pengolahan hasil perikanan di Kota Cirebon. Jurnal Investasi, 7(2).

Suryana, A. (2022). Analisis nilai tambah (value added) pengolahan produk perikanan menjadi produk pangan fungsional. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 33(1), 89–98.

Triarso, I. (2013). Potensi dan peluang pengembangan usaha perikanan tangkap di Pantura Jawa Tengah. Saintek Perikanan: Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 8(2), 6–17. https://doi.org/10.14710/ijfst.8.2.6-17

Wantu, S. A., & Said, M. (2024). Merevitalisasi falsafah Huyula sebagai moderasi penguatan ekonomi kemasyarakatan di era sosiologis modern. Jurnal Budaya dan Ekonomi Gorontalo, 11(3), 201–215.




DOI: https://doi.org/10.37905/sibermas.v15i2.40256

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:

LPPM Universitas Negeri Gorontalo

Jln. Jenderal Sudirman No.6 Kota Gorontalo

Homepage : http://lppm.ung.ac.id

E-mail: [email protected]

Creative Commons License
Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License