Dampak game online terhadap pembelajaran pjok di sekolah dasar kotamobagu timur

Bayu Saputra Tololiu, Risna Podungge

Abstract


Pendahuluan: Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan intensitas penggunaan game online di kalangan siswa sekolah dasar. Meskipun memberikan manfaat sebagai media hiburan, penggunaan game online yang berlebihan berpotensi menurunkan aktivitas fisik, konsentrasi belajar, motivasi, serta partisipasi siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak game online terhadap pembelajaran PJOK di sekolah dasar wilayah Kotamobagu Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Subjek penelitian terdiri atas 10 guru PJOK di sekolah dasar wilayah Kotamobagu Timur yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang terdiri atas 15 butir pernyataan dengan skala Likert, meliputi aspek konsentrasi belajar, partisipasi, aktivitas fisik, motivasi, dan kedisiplinan siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan menghitung skor rata-rata dan persentase berdasarkan kategori yang telah ditentukan. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor yang diperoleh sebesar 58,9 atau 58,9%, yang termasuk dalam kategori tinggi. Sebagian besar responden memberikan penilaian pada kategori tinggi hingga sangat tinggi, sedangkan sebagian kecil berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan game online memberikan dampak negatif terhadap pembelajaran PJOK, terutama dalam menurunkan konsentrasi belajar, minat mengikuti aktivitas fisik, partisipasi aktif selama pembelajaran, motivasi belajar, serta kedisiplinan siswa dalam mengikuti kegiatan pendidikan jasmani. Pembahasan dan Kesimpulan: Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penggunaan game online yang tidak terkontrol berpotensi menghambat efektivitas pembelajaran PJOK di sekolah dasar. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang lebih erat antara guru, orang tua, dan pihak sekolah dalam mengawasi penggunaan game online oleh siswa. Selain itu, guru PJOK perlu mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inovatif, menarik, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi agar dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan aktivitas fisik siswa selama proses pembelajaran


Keywords


game online; pembelajaran PJOK; sekolah dasar; aktivitas fisik; motivasi belajar.

Full Text:

PDF

References


Alifandi, M., Dirgantoro, B., & Fauzan, A. (2025). Hubungan kebiasaan bermain game online dengan kebugaran jasmani siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 10(1), 45–52.

Amaliah, S. L. (2022). The relationship of parents' parenting patterns with online game addiction during the COVID-19 pandemic at SMK Mekanika Cirebon. Eduvest - Journal of Universal Studies, 2(8), 1123–1131. https://doi.org/10.36418/eduvest.v2i8.549

Amelia, R., dkk. (2026). Aktivitas fisik dan permainan tradisional sebagai solusi kecanduan gawai pada siswa sekolah dasar. Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia, 6(1), 12–21.

Andriani, R. D., & Basri, B. (2022). The effect of addiction to playing online games on learning motivation in students at SDN Subangjaya 2, Sukabumi City. Risenologi, 7(1a), 77–83. https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2022.71a.336

Aprianto, D., & Dafit, F. (2022). Dampak penggunaan game online terhadap aktivitas belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 3814–3821.

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Aulia, F., dkk. (2025). Pengaruh kecanduan game online terhadap prestasi akademik dan interaksi sosial siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(2), 78–89.

Dananjaya, S. A., Adiwibawa, D. N., & Wanadiatri, H. (2022). Hubungan kecanduan bermain game online pada smartphone terhadap prestasi akademik siswa. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 45–53.

Dewi, Z. F., Hambali, H., & Supentri, S. (2024). Pengaruh game online terhadap motivasi belajar siswa di SMP IT Aziziyyah Pekanbaru. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(03), 1–12. https://doi.org/10.23969/jp.v9i03.17695

Endriani, D., Akhmad, I., & Daulay, B. (2022). Development of e-book based volleyball learning model. Kinestetik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 6(2), 363–370. https://doi.org/10.36826/kinestetik.v6i2.363

Fahrizal, Y. (2023). The quality of life of adolescents experiencing online game addiction during the COVID-19 pandemic. Jurnal Keperawatan Indonesia, 26(1), 68–77. https://doi.org/10.7454/jki.v26i1.1947

Hartono, A., & Lutfiah, N. (2025). Peran pembelajaran PJOK dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 33–44.

Rahma, S. (2025). Model pembelajaran berbasis game untuk meningkatkan motivasi siswa dalam PJOK. Jurnal Keolahragaan, 13(2), 101–112.

Ramadhoni, A., & Mashud, M. (2025). Keaktifan dan antusiasme siswa sebagai indikator keberhasilan pembelajaran PJOK. Jurnal Sport Pedagogy, 5(1), 21–30.

Sari, D., dkk. (2024). Peran PJOK dalam meningkatkan kebugaran jasmani dan keterampilan gerak dasar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 20(1), 55–67.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.




DOI: https://doi.org/10.37905/ts:jo.v3i1.39899

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Bayu Saputra Tololiu

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.