MODEL MATEMATIKA KERUSAKAN HUTAN DENGAN MEMPERHATIKAN FAKTOR INDUSTRI DAN KEBAKARAN

Regina Mohamad, Moh.Dody Afandi Rauf, Narti Lakisa

Abstract


Kerusakan sumber daya hutan merupakan masalah lingkungan yang terjadi hampir diseluruh dunia termasuk Indonesia. Untuk melihat dinamika kerusakan hutan di Indonesia, kami melakukan penelitian dengan memperhatikan faktor kepadatan populasi, kegiatan industri, dan kebakaran hutan sebagai penyebab kerusakan hutan. Hal ini dilakukan dengan memodelkan dalam bentuk model matematika berupa sistem persamaan diferensial. Dari model tersebut diperoleh dua jenis titik tetap yaitu titik tetap bebas gangguan (E1) yang merupakan kondisi dimana hutan belum dipengaruhi oleh faktor apapun dan titik tetap ada gangguan (E2, E3 dan E4) yang merupakan kondisi dimana hutan telah dipengaruhi oleh kepadatan populasi, industrialisasi dan kebakaran hutan. Dari titik-titik tetap tersebut akan diketahui kestabilan setiap kondisi yang ada. Selanjutnya untuk melihat pengaruh dari faktor-faktor tersebut terhadap hutan Indonesia, dilakukan simulasi model dan diperoleh hasil bahwa kondisi hutan Indonesia sangatlah tergantung dari keempat faktor tersebut.

Keywords


Model Matematika; Kerusakan Hutan; Populasi Penduduk; Industrialisasi; Kebakaran Hutan

Full Text:

PDF

References


A. Arief, Hutan Hakikat dan Pengaruh terhadap Lingkungan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1994.

Kadri. W, dkk, Manual Kehutanan. Jakarta: Departemen Kehutanan Republik Indonesia, 1992.

I. Soerianegara and I. A., Ekologi Hutan Indonesia. Bogor: Departemen Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, 1982.

Kristanto and Philip, Ekologi Industri. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta, 2002.

Soegianto dan Agoes, Ilmu Lingkungan Sarana Menuju Masyarakat Berkelanjutan. Surabaya: Airlangga University Press, 2005.

World Wide Fund for Nature, “Kehutanan,” 2018. [Online]. Available: https://www.wwf.or.id/tentang_wwf/upaya_kami/forest_spesies/tentang_forest_spesies/kehutanan/.

N. Suci, Arnelis, and M. Rosha, “Model Kerusakan Sumber Daya Hutan di Indonesia,” UNP J. Math., vol. 12, pp. 1–6, 2014.

H. S. Panigoro, Sistem Dinamik untuk Pemula. Kota Gorontalo: Ideas Publishishing, 2015.

B. Dubey, “Modelling the Depletion of Forestry Resources by Population and Population Pressure Augmented Industrialization,” Appl. Math. Model., vol. 33, pp. 3002–3014, 2009.

B. Dubey and A. S. Narayanan, “Modelling effects of industrialization, population and pollution on a renewable resource,” Nonlinear Anal. Real World Appl., vol. 11, pp. 2833–2848, 2010.

Ramdhani and Vivi, “Dynamical System of Modelling the Depletion of Forestry Resources Due to Crowding by Industrialization,” Appl. Math. Sci., vol. 9, pp. 4067–4079, 2015.

L. Keshet, Mathematical Models in Biology. New York: Random House, 1998.

H. Anton, Elementary Linear Algebra Eighth Edition. USA: Lehigh Press Inc, 2000.

F. Verhults, Nonlinear Diffrential Equations and Dynamical System. Berlin: Springer-Verlag, 1990.

S. Farlow, An Introduction to Differential Equation and Their Applications. New York: McGraw Hill, 1994.




DOI: https://doi.org/10.34312/euler.v7i1.10328

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Regina Mohamad, Moh.Dody Afandi Rauf, Narti Lakisa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


Euler : Jurnal Ilmiah Matematika, Sains dan Teknologi has been indexed by:


                         EDITORIAL OFFICE OF EULER : JURNAL ILMIAH MATEMATIKA, SAINS, DAN TEKNOLOGI

 Department of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Gorontalo
Jl. Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie, Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango 96119, Gorontalo, Indonesia
 Email: euler@ung.ac.id
 +62-852-55230451 (Call/SMS/WA)
 Euler : Jurnal Ilmiah Matematika, Sains dan Teknologi (p-ISSN: 2087-9393 | e-ISSN:2776-3706) by Department of Mathematics Universitas Negeri Gorontalo is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.  Powered by Public Knowledge Project OJS.