REFLEKSI ATAS TANTANGAN AKTUALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 KOTA GORONTALO

Saleh Al Hamid, Roni Lukum

Abstract


Aktualisasi nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekolah masih menemui kendala, khususnya pada aspek konsistensi penerapan dalam perilaku sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengatasi kesenjangan antara pemahaman normatif dan praktik aktual nilai-nilai tersebut di kalangan peserta didik SMK Negeri 1 Kota Gorontalo. Metode yang diterapkan adalah pendekatan partisipatif-reflektif melalui kegiatan sosialisasi, diskusi kelompok terfokus, analisis kasus kontekstual, serta refleksi pengalaman peserta didik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan pada indikator pemahaman aplikatif Pancasila (31,6% menjadi 78,3%), kepedulian sosial (42,1% menjadi 73,9%), praktik gotong royong (39,5% menjadi 71,8%), dan tanggung jawab (45,0% menjadi 74,2%). Analisis kualitatif terhadap refleksi peserta didik mengungkap peningkatan kemampuan dalam mengaitkan nilai-nilai Pancasila dengan dinamika kehidupan sekolah dan praktik kejuruan. Pembahasan mengonfirmasi efektivitas pendekatan reflektif-partisipatif dalam menjembatani kesenjangan kognitif-afektif-perilaku serta mendukung penguatan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Disimpulkan bahwa model intervensi ini berhasil merefleksikan tantangan sekaligus memberikan kerangka solutif untuk internalisasi nilai. Rekomendasi mencakup pengembangan strategi integratif berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen pembelajaran, dengan peran guru sebagai fasilitator refleksi kritis, didukung oleh mekanisme monitoring dan evaluasi sistematis.

The actualization of Pancasila values in the school environment still faces challenges, particularly regarding the consistency of their implementation in daily behavior. This study aims to address the gap between normative understanding and the actual practice of these values among students at SMK Negeri 1 Gorontalo City. The method applied was a participatory-reflective approach through activities such as socialization, focused group discussions, contextual case analysis, and student experience reflection. Evaluation results showed a significant increase in indicators of applied understanding of Pancasila (31.6% to 78.3%), social care (42.1% to 73.9%), mutual cooperation practices (39.5% to 71.8%), and responsibility (45.0% to 74.2%). Qualitative analysis of student reflections revealed an enhanced ability to connect Pancasila values with the dynamics of school life and vocational practice. The discussion confirms the effectiveness of the reflective-participatory approach in bridging the cognitive-affective-behavioral gap and supporting the strengthening of the Pancasila Student Profile dimensions. It is concluded that this intervention model successfully reflects the challenges while providing a solution-oriented framework for value internalization. Recommendations include the development of sustainable integrative strategies involving all learning elements, with the teacher's role as a facilitator of critical reflection, supported by systematic monitoring and evaluation mechanisms.


Keywords


Refleksi; Aktualisasi; Nilai-Nilai Pancasila; Sekolah Menengah Kejuruan Negeri / Reflection; Actualization; Pancasila Values; State Vocational High School

Full Text:

PDF

References


Adhani, Y., Wantu, S. M., & Rustam, H. (2025). Penguatan karakter kebangsaan pada peserta didik di SMA Negeri 2 Kota Gorontalo. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 5(3).

Aly, M. R. D. F. (2025). Revitalisasi sumber daya manusia dan kurikulum di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Kota Tangerang. Ta'dibiya, 5(1), 109–127.

Br, E. J., Lumbansiantar, R., Brutu, S., Marpaung, R., Siallagan, A., Andini, P., & Rachman, F. (2024). Peran pendidikan kewarganegaraan berbasis nilai-nilai Pancasila dalam mencegah isu radikalisme. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 967–981.

Fatmasari, S. P. (2024). Strategi guru ilmu pengetahuan sosial dalam mengimplementasikan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Jember tahun pelajaran 2023/2024.

Gunawan, I. (2024). Pendidikan karakter: Tantangan dan solusi di era digital. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 1(01), 159–172.

Hijran, M., & Fauzi, P. (2023). Proyek Profil Pelajar Pancasila terhadap karakter pribadi siswa di Kota Pangkalpinang. Jurnal Kewarganegaraan, 7(1), 796–804.

Husnah, A. (2025). Analisis program literasi beragama berbasis proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam pembinaan karakter siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Palopo (Doctoral dissertation, IAIN Palopo).

Kristina, P. C., Putri, S. A. R., Daryono, D., Sugarwanto, S., & Nita, P. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah untuk peningkatan kualitas pembelajaran dan karakter siswa. Journal of Community Service in Education and Coaching Sports, 1(1), 23–28.

Maulida, M., & Oktavia, N. (2025). Pendidikan Pancasila sebagai landasan pembentukan karakter bangsa yang berintegritas. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(6), 83–87.

Makki, M. A. (2025). Peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk karakter pelajar siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 15(1), 32–38.

Nugraheny, D. C., Syukrilah, Z., Haliza, F., & Zahroh, F. (2023). Kurikulum merdeka di sekolah menengah pertama. PUSAKA: Journal of Educational Review, 1(1), 1–11.

Panggabean, I., & Wahyudi, A. (2025). Implementasi program Roots Anti Perundungan di SMK Negeri 3 Pematangsiantar. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 4(7), 676–687.

Pitriani, L., Basyari, A. M., & Hidayat, S. (2024). Manajemen pendidikan karakter di SMK Persis 02 Kota Bandung. Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 5(5).

Purnawanto, A. T. (2023). Pendidikan karakter melalui internalisasi Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pedagogy, 16(2), 103–115.

Salsabila, N., Wahyuni, F. D., & Nurgiansyah, T. H. (2023). Peran penting Civics: Pendidikan ilmu kewarganegaraan di era masyarakat digital. Jurnal Kewarganegaraan, 20(1), 1–12.

Setiawan, A., & Nugroho, R. (2021). Sosialisasi nilai Pancasila sebagai strategi penguatan karakter siswa. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat.

Setiawan, M. D. D., Zahra, S., Darmawan, I. T., Putra, R., & Antoni, H. (2025). Peran pendidikan Pancasila dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan mengatasi dekadensi moral di kalangan Generasi-Z pada era digital. Journal of Student Research, 3(1), 233–244.

Wahono, M., & Winarno, W. (2021). Pendidikan Pancasila dan tantangan globalisasi. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

Wibowo, P., Wahidin, W., Sumantri, A., Badriah, L., & Hernawati, D. (2024). Potret awal Profil Pelajar Pancasila dan keterampilan abad 21 siswa SMKN Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(4), 624–634.

Yuza, A., Mulyana, F., Susanti, D., Madona, A. S., & Darwianis, D. (2024). Analisis implementasi rencana strategis sekolah sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah penggerak. Jurnal Cerdas Proklamator, 12(1), 108–118.

Zain, S., Mubaroq, M. D., Fadhil, M., Ilallah, Y., & Batoa, Z. N. (2025). Implementasi kultur sekolah dan praktik pembelajaran vokasional: Studi etnografi di SMK Negeri 5 Sidrap. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(4), 912–920.




DOI: https://doi.org/10.37905/celara.v3i2.36331

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Saleh Al Hamid

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.