PENERAPAN PROGRAM REMAJA SEHAT TANPA TEKANAN MELALUI EDUKASI KESEHATAN DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN DI SMA NEGERI 2 KOTA GORONTALO
Abstract
Kesehatan remaja merupakan aspek penting dalam pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas, terutama pada masa sekolah menengah yang ditandai dengan tingginya tekanan akademik dan sosial. Namun, pendidikan kesehatan di sekolah masih cenderung berfokus pada aspek fisik dan kurang menekankan kesehatan mental serta manajemen stres. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kemampuan siswa SMA Negeri 2 Kota Gorontalo dalam menjaga kesehatan fisik dan mental melalui program “Remaja Sehat Tanpa Tekanan”. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif yang meliputi edukasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan dasar. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta pelaporan. Edukasi kesehatan mencakup pola hidup sehat, kesehatan mental, pengenalan stres, dan strategi koping adaptif, sedangkan pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tekanan darah, indeks massa tubuh, denyut nadi, dan observasi kondisi umum siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep kesehatan secara holistik, meningkatnya keterbukaan dalam membahas isu kesehatan mental, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan stres. Pemeriksaan kesehatan dasar berperan sebagai sarana deteksi dini dan media pembelajaran konkret bagi siswa untuk mengenali kondisi kesehatannya. Integrasi edukasi dan pemeriksaan kesehatan terbukti saling menguatkan dalam menyampaikan pesan promotif dan preventif. Program ini memberikan manfaat langsung bagi siswa dan sekolah serta berpotensi mendukung penguatan program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan keberlanjutan pendidikan kesehatan remaja berbasis sekolah.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ar-Raniry. (2024). Peran Guru dan Upaya Sekolah dalam Menangani Kesehatan Mental Siswa di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. https://jim.ar- raniry.ac.id/JPA/article/view/587
- Centers for Disease Control and Prevention. (2024a). Mental Health Education | Adolescent and School Health. https://www.cdc.gov/healthy-youth/mental- health/mental-health-education.html
- Centers for Disease Control and Prevention. (2024b). Adolescent and School Health | DASH. https://www.cdc.gov/healthy-youth/index.html
- Elyasari, Y., Soebandi, N., et al. (2024). Kesehatan mental pada remaja di lingkungan sekolah menengah atas. Jurnal Kesehatan. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKJ/article/viewFile/11121/pdf
- Herdiani, R. T. (2024). Kesehatan Mental Remaja. Penerbit Eureka. https://repository.penerbiteureka.com/media/publications/610220-kesehatan- mental-remaja-60c19106.pdf
- JAMA Network. (2025). Screening for Mental Health Problems in US Public Schools. JAMA Network Open. https://jamanetwork.com/journals/jamanetworkopen/fullarticle/2836563
- Miers, N. S., et al. (2024). Teaching Adolescents about Stress Using a Universal School-Based Program. Springer. https://link.springer.com/article/10.1007/s12310-024-09651-z
- World Health Organization. (2025). The Role of School-Based Health Centers in Adolescent Well-Being. Frontiers in Public Health. https://www.frontiersin.org/journals/public- health/articles/10.3389/fpubh.2025.1557124/full
- WHO. (2025). Global Standards for Health Promoting Schools. Geneva: World Health Organization.
DOI: https://doi.org/10.37905/celara.v3i2.36802
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Lucyane Djaafar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

