Determinan Ketimpangan di Provinsi Jawa Barat: Analisis Data Panel

Mahrus Lutfi Adi Kurniawan, Anis Jumiah

Abstract


Asian Development Bank Institute melaporkan bahwa ketimpangan yang semakin meningkat merupakan masalah utama yang dihadapi negara-negara berkembang, salah satunya Indonesia. Ketimpangan yang semakin tinggi akan meningkatkan resiko ekonomi dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketimpangan pendapatan di Kabupaten dan Kota Provinsi Jawa Barat. Pendekatan panel different GMM diterapkan untuk menghasilkan parameter yang konsisten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB-perkapita, jumlah penduduk dan jumlah penduduk miskin berpengaruh positif terhadap ketimpangan pendapatan, sedangkan upah minimum dan belanja modal berpengaruh negative terhadap ketimpangan. Implikasi dari penelitian bahwa penentuan upah minimum pada taraf kompetitif dan mendorong pemerintah daerah menggunakan APBD belanja modal pada sektor-sektor yang meningkatkan produktivitas karena dapat menurunkan tingkat ketimpangan pendapatan.

Full Text:

PDF

References


Andina, R. D., Jajang, & Supriyanto. (2021). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketimpangan Distribusi Pendapatan di Pulau Jawa Tahun 2014-2020. Jurnal Ilmiah Matematika Dan Pendidikan Matematika (JMP), 13(1), 1-14.

Anshari, M., Azhar, Z., & Ariusni, A. (2019). Analisis Pengaruh Pendidikan, Upah Minimum Provinsi Dan Belanja Modal Terhadap Ketimpangan Pendapatan Di Seluruh Provinsi Di Indonesia. Jurnal Ecogen, 1(3), 494. https://doi.org/10.24036/jmpe.v1i3.4990

Ardana, Y. (2018). Analisis Faktor yang Berpengaruh terhadap Ketimpangan Pendapatan di Indonesia. EKONOMIKAWAN: Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 18(1), 69-78. https://doi.org/10.30596/ekonomikawan.v18i1.2154

Arellano, M., & Bond, S. (1991). Some test of specification for panel data: Monte carlo evidence and an application to employment equations. The Review of Economic Studies, 58(2), 277-297.

Ayu, D. F., Riani, W., & Haviz, M. (2019). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi , Pengangguran , dan Jumlah Penduduk terhadap Ketimpangan Pendapatan di Provinsi Jawa Barat Tahun 2005-2016. Prosiding Ilmu Ekonomi, 5(1), 214-220.

Farrah, N., & Yuliadi, I. (2020). Determinan Ketimpangan Distribusi Pendapatan di Indonesia Periode Tahun 2011-2019. In Proceeding of The 1st UMYGrace 2020, (Vol. 2). Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Fatihudin, D., & Mauliddah, N. L. (2019). Expenditure on Education, Health and Pdrb Per Capita on The Gini Ratio City in The East Java Province of Indonesia. International Journal of Civil Engineering and Technology, 10(2), 2428-2434.

Hakim, A. R., Kandarwati, N., & Suryahani, I. (2021). Determinasi Ketimpangan Pendapatan di Provinsi Yogyakarta Tahun 2010-2019. Pengembangan Sumber Daya Perdesaan Dan Kearifan Lokal Berkelanjutan XI, 11(1), 507-514.

Hansen, L. P. (1982). Large Sample Properties of Generalized Method of Moments Estimators. Econometrica, 50(4), 1029-1054.

Hayat, N. Z., Kurniawan, M. L. A., & Wong, W.-K. (2023). The role of inequality in Indonesia: Does fiscal decentralization matter? Jurnal Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 15(2), 111-120.

Hur, S. (2014). Government Spending and Inclusive Growth In Developing Asia. ADB Economics Working Paper Series, 415, 1-39.

Kurniasih, E. P. (2013). Ketimpangan Wilayah di Provinsi Kalimantan Barat Suatu Kajian Terhadap Hipotesis Kuznet. Jurnal Eksos, 9(1), 36-48.

Naguib, C. (2017). The Relationship between Inequality and GDP Growth: an Empirical Approach. Swiss Journal of Economics and Statistics, 153(3), 183-225.

Olliffiana, D., & Khoirudin, R. (2022). Faktor Berpengaruh pada Ketimpangan Distribusi Pendapatan Enam Provinsi di Pulau Jawa. BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal, 19(1), 54. https://doi.org/10.30651/blc.v19i1.8738

Ramadhan, Y. A. R., & Sulistyono, S. W. (2021). Determinan Ketimpangan Distribusi Pendapatan di Karesidenan Malang Tahun 2015-2019. Jurnal Ilmu Ekonomi JIE, 5(4), 763-772. https://doi.org/10.22219/jie.v5i04.17850

Riyadi, R., & Ghuzini, D. (2022). Ketimpangan pendidikan dan pendapatan serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Jurnal Kependudukan Indonesia, 16(2), 139. https://doi.org/10.14203/jki.v16i2.593

Sari, Y., Soleh, A., & Wafiaziza, W. (2021). Analisis Pengaruh Pendidikan Dan Penduduk Miskin Terhadap Ketimpangan Pendapatan Di Provinsi Jambi. Journal Development, 9(2), 169-180. https://doi.org/10.53978/jd.v9i2.182

Suryani, K. G., & Woyanti, N. (2021). The Effect of Economic Growth, HDI, District/City Minimum Wage and Unemployment on Inequity of Income Distribution in Province of D.I Yogyakarta (2010-2018). Media Ekonomi Dan Manajemen, 36(2), 170. https://doi.org/10.24856/mem.v36i2.1990

Sutiono, F., & Syafitri, W. (2018). Belanja Kementerian/Lembaga, Belanja APBD, Kontribusi Sektoral, dan Ketimpangan Pendapatan di Jawa Timur. Indonesian Treasury Review Jurnal Perbendaharaan Keuangan Negara Dan Kebijakan Publik, 3(3), 186-201. https://doi.org/10.33105/itrev.v3i3.75

Wicaksono, E., Amir, H., & Nugroho, A. (2017). INEQUALITY IN INDONESIA : Asian Development Bank Institute. 667.

Yanthi, N. P. S. P., & Sutrisna, I. K. (2021). Pengaruh IPM dan PMDN terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Distribusi Pendapatan di Kabupaten/Kota Provinsi Bali. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 10(1), 2193-2222.




DOI: https://doi.org/10.37905/jsep.v4i1.26741

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


                        

Alamat Redaksi Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan: Program Studi Ekonomi Pembangunan, Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Gorontalo. Jalan Jendral Sudirman, Nomor 6, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo 96128, Indonesia. Telp. 0811432884; 08114329905 (Telepon/SMS/WA), E-mail : [email protected]