PENGARUH SEKTOR PERTANIAN, TENAGA KERJA SEKTOR PERTANIAN DAN NILAI TUKAR PETANI TERHADAP KEMISKINAN PEDESAAN DI KAWASAN INDONESIA TIMUR (KTI)

Yusniar Ridwan, Syarwani Canon, Frahmawati Bumulo, Refinna Cesari Jacobus

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Pengaruh Peran SektorPertanian, Tenaga Kerja Sektor Pertaian Dan Nilai Tukar Petani Terhadap Kemiskinan Pedesaan Di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, di peroleh dari 18 Provinsi di Kawasan Timur Indonesia. Penelitian Ini menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda data Panel dengan menggunakan Model Fixed Effect Model (FEM).

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1). PDRB Sektor Pertanian berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kemiskinan Pedesaan. Artinya setiap terjadi peningkatan PDRB Sektpr Pertanian maka akan menurunkan nilai Kemiskinan dan hal tersebut dapat di jelaskan secara nyata 2). Tenaga Sektor Pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemiskinan Pedesaan. Artinya setiap terjadi peningkatan Tenaga Sektor Pertanian maka akan meningkatkan nilai Kemiskinan dan hal tersebut dapat di jelaskan secara nyata. 3). Nilai Tukar Petani berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Kemiskinan. Artinya setiap terjadi perubahan Nilai Tukar Petani tidak selamanya angka Kemiskinan mengalami penurunan. Dan hal tersebut belum mampu di jelaskan secara nyata.

Kata Kunci: PDRB; Tenaga Kerja; Nilai Tukar Petani; Kemiskinan



Full Text:

PDF

References


Agus Setyawan1, Rina Indiastuti 2, Dan T. S. J. (2019). PengolahannTerhadap Kemiskinan Di Jawa Tengah. 1–14.

Aulia Alba, R. (2023). Determinan Kemiskinan Ditinjau Dari Pengaruh Sektor Pertanian Indonesia Tahun 2014-2018. Cakrawala Repositori Imwi, 6(1), 246–259. Https://Doi.Org/10.52851/Cakrawala.V6i1.154

Arsyad, Lincoln (2010), “Ekonomi Pembangunan”, Edisi Kelima, Penerbit BP STIE YKPN, Yogyakarta

Badan Pusat Statistik. 2011. Presentase Penduduk Miskin menurut Provinsi. Jakarta: Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik. 2015. Statistik Nilai Tukar Petani. Jakarta: Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik. 2015. Tenaga Kerja Informal Sektor Pertanian. Jakarta: Badan Pusat Statistik

Budiantoro, Setyo, dan Wiko Saputra. 2013. Pertumbuhan Sektor Pertanian dan Pilihan Investasi untuk Strategi Penanggulangan Kemiskinan di Indonesia. Jakarta Selatan: Prakarsa.

Chambers, R. (1978). Rural Poverty Unperceived: Problems and Remedies. Institute of Development Studies University of Sussex BRIGHTON BN1, 9 RE UK

Darwanto, D. H. (2005). Ketahanan pangan berbasis produksi dan kesejahteraan petani. Ilmu Pertanian, 12(2), 152-164.

Isdjoyo, Widjajanti. (2010). Kemiskinan di Perkotaan: Masukan untuk Rencana Kebijakan dan Strategi Perkotaan Nasional. Paparan pada Expert Meeting Penyusunan Kebijakan dan Strategi Perkotaan Nasional. Jakarta, 26 Januari 2010

Isbah, U., & Iyan, R. Y. (2016). Analisis peran sektor pertanian dalam perekonomian dan kesempatan kerja di Provinsi Riau. Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan, 7(19), 45-54.

Kharisma, B., Wardhana, A., & Hutabarat, A. F. (2020). Pengeluaran Pemerintah Sektor Pertanian, Produksi dan Kemiskinan Pedesaan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, September, 211.

Kuncoro, Mudrajad. 2006. Ekonomika Pembangunan: Teori, Masalah dan Kebijakan, Edisi 4.Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Kuncoro, Mudjarat. 2000. Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta : UPP-AMP.YKPN

Nasikun. (2001). Isu dan Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan. Universitas GajahMada.

Nazir. (2010). “Analisis Determinan Pendapatan Pedagang Kaki Lima di Kabupaten Aceh Utara” Tesis. Medan. Universitas Sumatera Utara.

Ponto, S., Kumenaung, A., & Wauran, P. (2015). Analisis Korelasi Sektor Pertanian Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 15(4).

Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 37 Tahun 2010 Tentang Klasifikasi Perkotaan Dan Pedesaan di Indonesia

Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2017 Tentang Kode Dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan.

Rachmat, M. (2000). Analisis nilai tukar petani Indonesia. Institut Pertanian Bogor

Setyawan, A., Indraastuti, R., & Joesron, T. S. (2012). Analisis Pengarh Sektor Pertanian dan Sektor Industri Pengolahan trhadap Kemiskinan di Jawa Tengah. Universitas Padjajaran.

Suwadi. A. 2014. Pengeluaran Pemerintah Daerah, Produktivitas Pertanian, dan Kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia. Vol.12 No.1.

Soekartawi, S. (2002). Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian Teori dan Aplikasi. PT Raja Grafindo Persada : Jakarta.

Sunarti, Euis, and Ali Khomsan. (2006). Kesejahteraan Keluarga Petani Mengapa Sulit Diwujudkan? Institut Pertanian Bogor.

Tubaka, S. (2019). Analisis kemiskinan di kawasan timur indonesia. Jurnal Cita Ekonomika, 13(2), 113-130.

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 Tentang Rencana Pembangunan

Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005-2025.

Vonita Silvia Taula, Theodora M. Katiandagho, Dan O. P. (2023). HubunganNPdrb Sektor Pertanian Dengan Jumlah Penduduk Miskin Di Kabupaten Minahasa.306–313.

Warto. (2015). Kondisi Kemiskinan Petani dan Upaya Penanggulangannya. Jurnal PKS

Wilantara, R. F., & Susilawati. (2016). Strategi Dan Kebijakan Pengembangan UMKM. Bandung: Refika Aditama.

Yacoub, Y., & Mutiaradina, H. (2020). Analisis Kesejahteraan Petani Dan Kemiskinan Perdesaan Di Indonesia. Prosiding Seminar Akademik Tahunan Ilmu Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 2017, 92. Https://Feb.Untan.Ac.Id/Wp-Content/Uploads/2020/12/Yarlina.Pdf

RAHMAN, A.; OCTAVIANI, E. Analisis produktivitas tenaga kerja sector pertanian dan kemiskinan di Indonesia. In: Seminar Nasional Variansi (Venue Artikulasi-Riset, Inovasi, Resonansi-Teori, dan Aplikasi Statistika). 2021. p. 39-48.




DOI: https://doi.org/10.37905/jsep.v3i2.35283

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


                        

Alamat Redaksi Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan: Program Studi Ekonomi Pembangunan, Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Gorontalo. Jalan Jendral Sudirman, Nomor 6, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo 96128, Indonesia. Telp. 0811432884; 08114329905 (Telepon/SMS/WA), E-mail : [email protected]