Identifikasi Bentuk Pertumbuhan dan Kondisi Terumbu Karang di Perairan Desa Molotabu Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo

Akbar Hidayat Hiola, Sri Nuryatin Hamzah, Faizal Kasim

Abstract


Terumbu karang memiliki peran penting bagi lingkungan perairan maupun manusia. Keberadaan ekosistem ini memberikan manfaat, baik secara ekologi maupun ekonomi. Namun, saat ini terjadi degradasi terumbu karang secara global. Di sisi lain, data mengenai kondisi terumbu karang masih minim, khusunya di Perairan Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pertumbuhan dan kondisi terumbu karang di perairan Desa Molotabu Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai Maret 2023, menggunakan metode UPT (Underwater Photo Transect) atau Transek Foto Bawah Air pada kedalaman 3 dan 10 meter di tiga stasiun berbeda. Hasil foto bawah air kemudian di input ke dalam aplikasi Coral Point Count with Excel extensions (CPCe) 4.1 dan dianalisis untuk mendapatkan tutupan karang dan kondisi terumbu karang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pertumbuhan karang di perairan Desa Molotabu di kedalaman 3 meter ditemukan kategori Acropora 5 bentuk pertumbuhan dan kategori Non-Acropora 8 bentuk pertumbuhan. Sedangkan pada kedalaman 10 meter ditemukan kategori Acropora 4 bentuk pertumbuhan dan kategori Non-Acropora 7 bentuk pertumbuhan. Bentuk pertumbuhan yang mendominasi dari kategori Acropora yaitu bentuk Acropora branching dan kategori Non-Acropora yaitu Coral massive. Hasil analisis tutupan karang menunjukkan bahwa kondisi terumbu karang berada pada kriteria baik untuk kedalaman 3 meter dan kriteria rusak sedang hingga baik untuk kedalaman 10 meter.

Keywords


CPCe, Terumbu Karang, Molotabu, Underwater Photo Transect

References


Afni, N. (2017). Kondisi terumbu karang di Pulau Samatellu Pedda Kecamatan Liukang Tupabbiring Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar.

AIMS-Australian Institute of Marine Science. (2020). Status of Coral Reefs of the World: 2020. Australian Institute of Marine Science.

Amang, U. A. (2017). Hubungan tutupan sponge, tutupan karang dan parameter lingkungan di Pulau Hoga Sulawesi Tenggara [Skripsi]. Universitas Hasanuddin, Makassar.

Barus, B. S., Prartono, T., & Soedarma, D. (2018). Pengaruh Lingkungan Terhadap Bentuk Pertumbuhan Terumbu Karang Di Perairan Teluk Lampung. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 10(3), 699–709. http://dx.doi.org/10.29244/jitkt.v10i3.21516

Darling, E. S., Alvarez-Filip, L., Oliver, T. A., McClanahan, T. R., & Côté, I. M. (2012). Evaluating life-history strategies of reef corals from species traits. Ecology Letters, 15, 1378–1386. https://doi.org/10.1111/j.1461-0248.2012.01861.x

Djunaidi, S., Sahami, F. M., & Hamzah, S. N. (2014). Bentuk pertumbuhan dan kondisi terumbu karang di Perairan Teluk Tomini Kelurahan Leato Selatan Kota Gorontalo. Niké Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 2(4), 169–173.

Fauzanabri, R., Manembu, I. S., Schaduw, J. N. W., Manengkey, H. W. K., Sinjal, C. A. L., & Ngangi, E. L. A. (2021). Status terumbu karang di Perairan Pulau Tidung Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta berbasis analisis Underwater Photo Transect. Jurnal Ilmiah Platax, 9(2), 247–261.

Giyanto, Anna EW, M., Abrar, M., & Rikoh M, S. (2014). Panduan monitoring kesehatan terumbu karang. Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Giyanto, Abrar, M., Hadi, T. A., Budiyanto, A., Hafizt, M., Salatalohy, A., & Iswari, M. Y. (2017). Status terumbu karang Indonesia 2017. Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Guntur, M. S. (2011). Ekologi karang pada terumbu buatan. Ghalia Indonesia.

Harborne, A. R., Rogers, A., Bozec, Y., & Mumby, P. J. (2017). Multiple stressors and the functioning of coral reefs. Annual Reviews, 9, 445-468. https://doi.org/10.1146/annurev-marine-010816-060551

Hutahuruk, (2009). Ektraksi, pemurnian dan uji aktivitas anti bakterial racun duri Acanchaster planci di Perairan Maluku dan Papua [Skripsi]. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Kordi, K. M. G. H. (2018). Mengenal dan mengelola terumbu karang. Penerbit Indeks.

Luthfi, O. M., Asadi, M. A., & Agustiadi, T. (2018). Coral reef in center of coral biodiversity (coral triangle): The Pulau Lirang, Southwest Moluccas (MBD). Disaster Advances, 11(9), 1–7.

Manembu, I. S., & Ngangi, E. L. . (2016). Identifikasi lingkungan perairan untuk budidaya karang hias di Desa Arakan Kabupaten Minahasa Selatan. E-Journal Budidaya Perairan, 4(2), 31–36.

Mazziyah, S. (2019). Hubungan parameter fisika-kimia air dengan tutupan karang dan struktur komunitas ikan karang di Perairan Paiton Probolinggo [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya.

Munua, R., Hamuna, B., & Kalor, J. D. (2019). Tutupan terumbu karang di Perairan Teluk Tanah Merah, Kabupaten Jayapura. ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan Dan Perikanan Papua, 2(1), 30-36. https://doi.org/10.31957/acr.v2i1.984

Naiu, C. A., Sahami, F. M., & Hamzah, S. N. (2014). Kondisi terumbu karang di Perairan Desa Bintalahe Kecamatan Kabila Bone. Niké Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 2(1), 33–39.

Nybakken, J. W. (1992). Biologi Laut: Suatu Pendekatan Ekologis. PT Gramedia Jakarta.

Prasetyo, A. B. T., Yuliadi, L. P. S., Astuty, S., & Prihadi, D. J. (2018). Keterkaitan tipe substrat dan laju sedimentasi dengan kondisi tutupan terumbu karang di perairan Pulau Panggang, Taman Nasional Kepulauan Seribu. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 9(2), 1–8.

Putri, A. R. (2017). Tipologi dan Sebaran Life Form Karang di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Rizal, S. (2016). Tutupan sponge dan makroalga pada karang keras di Pulau Hoga Sulawesi Tenggara [Skripsi]. Universitas Hasanuddin, Makassar.

Sahetapy, D., Widayati, S., Sangadji, D. M., Manajemen, J., Perairan, S., Perikanan, F., Kelautan, I., Pattimnura, U., Mr, J., Soplanit-Kampus, C., & Ambon, P. (2017). Dampak Aktivitas Masyarakat Terhadap Ekosistem Terumbu Karang Di Perairan Pesisir Dusun Katapang Kabupaten Seram Bagian Barat (Community Activity Impact on Coral Reefs Ecosystem in The Coastal Waters Katapang Orchard West Seram District). Jurnal TRITON, 13(2), 105–114.

Sahami, F. M., Hamzah, S. N., & Nursinar, S. (2014). Penilaian kondisi terumbu karang di perairan sekitar Desa Molotabu Kabupaten Bone Bolango [Laporan Penelitian]. Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo.

Salam, A., Sahputra, D., & Arman, V. (2013). Kerusakan Karang di Perairan Pantai Molotabu Provinsi Gorontalo. Niké Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 1(1), 55-58.

Sugiyono, S. (2010). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dan R&D. Alfabeta Bandung.

Suharsono. (2008). Jenis-jenis karang di Indonesia. LIPI Press.

Suryanti, Supriharyono, & Roslinawati, Y. (2011). Pengaruh kedalaman terhadap morfologi karang di Pulau Cemara Kecil, Taman Nasional Karimunjawa. Jurnal Saintek Perikanan, 7(1), 63-69.




DOI: https://doi.org/10.37905/nj.v12i4.24789

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 The NIKe Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

NIKé Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan (e-ISSN: 2722-5836) by Faculty of Marine and Fisheries Technology Universitas Negeri Gorontalo is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License. Powered by Public Knowledge Project OJS. 


Editorial Office


Faculty of Marine and Fisheries Technology , Universitas Negeri Gorontalo
Jl. Jend. Sudirman, Dulalowo Timur, Kota Tengah, Kota Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
Email: [email protected].