Hubungan antara Pemanfaatan Aset Perikanan Terhadap Tingkat Pendapatan Nelayan di Teluk Gorontalo

Muhammad Adysubarkah, Nuralim Pasisingi, Sitty Ainsyah Habibie

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemanfaatan aset perikanan dengan tingkat pendapatan nelayan di Teluk Gorontalo. Pemanfaatan aset dalam penelitian ini didefinisikan sebagai kepemilikan dan penggunaan aset fisik serta teknologi penangkapan, yang mencakup kapal, alat tangkap, cool box, dan GPS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 111 nelayan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap yang paling banyak digunakan adalah pancing ulur (56%), dan sebagian besar nelayan telah memanfaatkan cool box (80%), sementara penggunaan GPS masih relatif rendah (29%). Sebanyak 54% nelayan memiliki pendapatan setara atau di atas Upah Minimum Regional (UMR). Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pemanfaatan aset perikanan dan tingkat pendapatan nelayan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,486 (p < 0,05) yang berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pemanfaatan aset cenderung diikuti oleh peningkatan pendapatan, meskipun terdapat faktor eksternal lain yang turut memengaruhinya.

Keywords


Aset; Pendapatan; Nelayan; Teluk Gorontalo

References


Abubakar, R.M., Yapanto, L.M., & Panigoro, C. (2022). Analisis pendapatan nelayan tuna di Desa Kayubulan Kecamatan Batuda'a Pantai Kabupaten Gorontalo. The NIKé Journal, 10(2), 078-083.

Agustina, A., Darwis, A.N., & Warningsih, T. (2020). Analisis pendapatan dan kemiskinan rumah tangga nelayan Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakis Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir, 1(2), 65-73.

Alfeno, S., & Devi, R.E.C. (2017). Implementasi Global Positioning System (GPS) dan Location Based Service (LSB) pada Sistem Informasi Kereta Api untuk Wilayah Jabodetabek. Jurnal Sisfotek Global, 7(2).

Dwihastuty, L., Arkham, M.N., Digdo, A.A., & Putriraya, A.R. (2023). Pengelolaan perikanan gurita dengan pendekatan pengelolaan perikanan berbasis ekosistem (EAFM) di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 9(2), 179-194.

Gatiningsih, & Ripa'i, A. (2021). Analisis korelasi. Modul II Praktikum Statistik dan Proyeksi Penduduk. Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Gunadhi, A., Sitepu, R., Bilal, Z., Angka, P., & Agustine, L. (2019). Perangkat navigasi arah angin, arah kapal, dan kecepatan angin untuk nelayan tradisional. Jurnal Ampere, 4(2), 307-315.

Indara, S.R., Bempah, I., & Boekoesoe, Y. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nelayan tangkap di Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 2(1), 91-97.

Kurniawati, A. (2017). Peran istri nelayan dalam rangka meningkatkan pendapatan keluarga. Jurnal Sains Dan Teknologi Maritim, 77-88.

Larasati, A., Puspitasari, R., & Widyastuti, S. (2024). Pemanfaatan teknologi GPS untuk efisiensi operasional penangkapan ikan pada nelayan skala kecil. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 15(1), 45-56.

Mustakim, A., Mashuri, M., Hadi, F., Nur, H.I., Wuryaningrum, P., Turbaningsih, O., & Khaqiqi, A.S. (2022). Pembuatan cool box portable dengan sistem pendingin air guna mendukung cold chain pada distribusi ikan dan menjaga kualitas ikan tangkapan nelayan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 112-120.

Ninef, J. S., Adrianto, L., Dahuri, R., Rahardjo, M. F., & Adhuri, D. S. (2019). Strategi pengelolaan perikanan skala kecil dengan pendekatan ekosistem di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 14(1), 47-57.

Patawari, A.M.Y. (2018). Pendapatan Pancing Ulur (hand line) di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 6(1), 1-14.

Shadiqin, I., Yusfiandayani, R., & Imron, M. (2018). Produktivitas alat tangkap pancing ulur (hand line) pada rumpon portable di perairan Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 9(2), 105-113.

Shofwan, L.A., Pramudantoro, T.P., & Lukitobudi, A.R. (2023). Perbandingan uji performansi sistem cool box menggunakan R-134a yang di-retrofit ke R-436a untuk penyimpanan 2 kg mentimun. Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar, 14(1), 128-133.

Tarigan, D.J., Simbolon, D., & Wiryawan, B. (2020). Sosial dan ekonomi nelayan gurita berdasarkan indikator EAFM di Kabupaten Banggai Laut. Jurnal Kemaritiman: Indonesian Journal of Maritime, 1(1), 1-10.




DOI: https://doi.org/10.37905/nj.v14i3.36586

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 The NIKé Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

NIKé Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan (e-ISSN: 2722-5836) by Faculty of Marine and Fisheries Technology Universitas Negeri Gorontalo is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License. Powered by Public Knowledge Project OJS. 


Editorial Office


Faculty of Marine and Fisheries Technology , Universitas Negeri Gorontalo
Jl. Jend. Sudirman, Dulalowo Timur, Kota Tengah, Kota Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
Email: [email protected].