Penerapan metode latihan sirkuit untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa dalam pembelajaran pjok
Abstract
Introduction: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa melalui penerapan metode latihan sirkuit dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 3 Gorontalo. Metode latihan sirkuit dipilih karena mampu mengembangkan berbagai komponen kebugaran jasmani secara terpadu sekaligus meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Methods: Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa yang terdiri atas 13 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Instrumen penelitian menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk usia 13–15 tahun, yang meliputi lari 50 meter, gantung angkat tubuh/gantung siku tekuk, baring duduk selama 60 detik, lompat tegak, serta lari 800 meter (putri) dan 1.000 meter (putra). Data dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase ketuntasan hasil belajar pada setiap siklus. Results: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode latihan sirkuit mampu meningkatkan kebugaran jasmani siswa secara bertahap dan signifikan. Pada kondisi awal, persentase ketuntasan kebugaran jasmani siswa sebesar 49,52%. Setelah pelaksanaan tindakan pada siklus I, persentase ketuntasan meningkat menjadi 68,57%. Peningkatan yang lebih optimal terjadi pada siklus II dengan persentase ketuntasan mencapai 86,10%, sehingga telah melampaui indikator keberhasilan klasikal yang ditetapkan sebesar 80%. Selain meningkatkan hasil tes kebugaran jasmani, metode latihan sirkuit juga meningkatkan keaktifan, motivasi, dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran. Conclusion: Penerapan metode latihan sirkuit terbukti efektif dalam meningkatkan kebugaran jasmani siswa pada pembelajaran PJOK di kelas VIII-A SMP Negeri 3 Gorontalo. Metode ini tidak hanya meningkatkan tingkat ketuntasan kebugaran jasmani, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, metode latihan sirkuit dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran PJOK untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Rohman, A. T., Suratmin, & Kusuma, K. C. A. (2021). Hubungan antara kekuatan otot tungkai, kelincahan dan kecepatan terhadap hasil dribbling di Bali Youth Football. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 9(1), 44–50.
Supriady, A. (2021). Latihan sirkuit 5 pos untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa di masa pandemi. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 3(2), 1–8.
Fahrizqi, E. B., Gumantan, A., & Yuliandra, R. (2021). Pengaruh latihan sirkuit terhadap kekuatan tubuh bagian atas unit kegiatan mahasiswa olahraga panahan. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 6(1), 44–51.
Yola, F., & Rifki, M. S. (2020). Pengaruh latihan circuit training terhadap volume oksigen maksimal (VO2max) pemain sepak bola. Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan, 3(1), 1–8.
Nope, F. E. (2023). Profil tingkat kebugaran jasmani mahasiswa putra program studi PJKR dengan metode latihan sirkuit. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, 12(4), 1563–1570.
Nuari, G., Tresnowati, I., & Widya, M. (2020). Profil tingkat kebugaran jasmani mahasiswa program studi pendidikan jasmani. Jurnal Keolahragaan, 8(1), 26–34.
Muflih, M. Z., Rusdiana, A., & Ronald, H. (2020). Pengembangan alat visual light system dengan latihan ball throwing digital untuk meningkatkan kemampuan reaksi, antisipasi, koordinasi, dan konsentrasi. Sains Olahraga: Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan, 4(2), 1–12.
Ratno, P., & Siahaan, J. (2018). Survei tingkat kebugaran jasmani skipper arung jeram Explore Sumatera Kabupaten Langkat. Jurnal Kesehatan Olahraga, 6(2), 40–47.
Xoterik, Syafrial, & Ilahi, B. R. (2023). Pengaruh latihan circuit training daya tahan untuk meningkatkan kesegaran jasmani pemain sepak bola U-12 di SSB Abhiseva Bengkulu Tengah. Journal of Physical Education, 4(1), 50–58.
Alficandra. (2019). Pengaruh latihan sirkuit terhadap kondisi fisik atlet. Jurnal Pendidikan Jasmani, 7(2), 165–172.
Anwar, & Indahwati, N. (2023). Hubungan aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 11(2), 278–285.
Asmawi, M., et al. (2024). Teknik pengumpulan data dalam penelitian olahraga dan pendidikan jasmani. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 12(1), 1–10.
Parnawi, A. (2020). Penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Deepublish.
Rohmah, & Muhammad, H. N. (2021). Kebugaran jasmani dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Jurnal Kesehatan dan Olahraga, 5(2), 510–518.
DOI: https://doi.org/10.37905/ts:jo.v3i1.39141
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Prasetio Lomamay

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







