Pengembangan model permainan bemo sude untuk meningkatkan keterampilan motorik siswa sekolah dasar

Mohamad Fandi Is Sude, Sarjan Mile, Meyke Parengkuan

Abstract


Introduction: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model permainan BEMO SUDE (Bentengan Mobile Legends) sebagai media pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) guna meningkatkan keterampilan motorik siswa kelas V SD Negeri 8 Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Pengembangan model ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran PJOK akibat terbatasnya penggunaan model permainan yang inovatif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Methods: Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dikembangkan divalidasi oleh tiga validator yang terdiri atas ahli permainan, ahli pembelajaran, dan ahli media. Uji coba lapangan dilakukan untuk memperoleh respons siswa terhadap produk melalui kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase tingkat kelayakan dan respons pengguna. Results: Hasil validasi menunjukkan bahwa model permainan BEMO SUDE memperoleh tingkat kelayakan sebesar 92,00% dari ahli permainan, 91,66% dari ahli pembelajaran, dan 90,00% dari ahli media, yang seluruhnya berada pada kategori sangat layak. Hasil uji coba lapangan menunjukkan rata-rata respons siswa sebesar 87,75%, yang juga termasuk dalam kategori sangat layak. Temuan ini menunjukkan bahwa model permainan yang mengintegrasikan permainan tradisional bentengan dengan konsep permainan modern mampu diterima dengan sangat baik oleh siswa sebagai media pembelajaran PJOK. Conclusion: Model permainan BEMO SUDE dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran PJOK di sekolah dasar. Integrasi permainan tradisional dengan konsep permainan modern terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta mendukung perkembangan aspek kognitif, psikomotor, dan afektif. Oleh karena itu, model permainan ini berpotensi menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik siswa.


Keywords


Game model development; BEMO SUDE; Motor skills; Traditional games; Physical education

Full Text:

PDF

References


Afrila, D., & Hidayat, A. F. (2020). Pengembangan modul mata kuliah statistika pendidikan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Batanghari Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(1), 26–35.

Anafi, K., Wiryokusumo, I., & Leksono, I. P. (2021). Pengembangan media pembelajaran model ADDIE menggunakan software Unity 3D. Journal of Education and Development, 9(4), 433–438.

Andarini, D. (2024). Upaya meningkatkan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan kolase pada kelompok B TK Salafiyah Moga I Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang semester I tahun 2021/2022.

AUDIENSI: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak, 3(1), 11–24.

Andhika, D. A., Prayoga, A. S., & Darumoyo, K. (2022). Meningkatkan keterampilan motorik kasar melalui permainan sederhana. Jurnal Porkes, 5(1), 57–65.

Anggraeni, N., Rustini, T., & Wahyuningsih, Y. (2022). Keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada mata pelajaran IPS di kelas tinggi. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 8(1), 84–90.

Asnando, A., Basuki, B., Anggraeni, D. C., & Wahyudi, A. (2025). Pengembangan model permainan kebugaran jasmani siswa SMP. Jurnal Pendidikan Olahraga, 15(1), 40–46.

Atikasari, N. A., Alkadri, H., Gistituati, N., & Sabandi, A. (2022). Pelaksanaan tugas guru SMKN 1 Padang Panjang. Journal of Educational Administration and Leadership, 3(1), 29–33.

Buahana, B. N., & Suparno, S. (2022). Pengaruh permainan tradisional benteng terhadap keterampilan motorik kasar anak prasekolah. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 2(3), 507–512.

Budiman, A. (2022). Meningkatkan keterampilan gerak lokomotor siswa melalui permainan tradisional galah asin. Journal of Physical and Outdoor Education, 4(1), 16–23.

Fahrozi, W., Indriani, U., Syahputri, N., & Hts, D. I. G. (2023). Pelatihan pembuatan kuesioner dan soal menggunakan Google Form pada SMA Islam Terpadu Unggul Al Munadi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya, 2(5), 181–185.

Fahruli, M. F., & Irawan, R. J. (2024). Efektivitas permainan tradisional benteng-bentengan dan boy-boyan terhadap daya tahan atlet ekstrakurikuler sepakbola SMP PGRI 2 Wajak Kabupaten Malang. Jurnal Kesehatan Olahraga, 12(2), 53–62.

Romdona, dkk. (2025). Metodologi penelitian pendidikan. Penerbit Akademik




DOI: https://doi.org/10.37905/ts:jo.v3i1.39345

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Mohamad Fandi Is Sude, Sarjan Mile, Meyke Parengkuan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.