Efektivitas metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap peningkatan keterampilan passing bawah bola voli pada siswa sekolah menengah pertama

Agris Setiawan Huraira, Sarjan Mile, Juni Isnanto

Abstract


Pendahuluan: Kemampuan passing bawah merupakan salah satu teknik dasar yang menentukan keberhasilan permainan bola voli karena berperan dalam menerima servis, mempertahankan bola, dan membangun serangan. Namun, hasil pembelajaran di sekolah menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang belum menguasai teknik passing bawah secara optimal akibat kurangnya keterlibatan aktif dan variasi model pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Gorontalo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain dua siklus yang mengacu pada model Kemmis dan McTaggart, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa, yaitu 13 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi keterampilan gerak yang mencakup aspek sikap awal, pelaksanaan passing bawah, dan sikap akhir. Validitas instrumen ditentukan melalui expert judgment, sedangkan reliabilitas antarpenilai diuji menggunakan Cohen's Kappa (≥ 0,80). Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase ketuntasan berdasarkan Penilaian Acuan Patokan (PAP). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan passing bawah secara bertahap pada setiap siklus. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 45,92% pada observasi awal dengan kategori Kurang, menjadi 66,83% pada akhir Siklus I dengan kategori Cukup, dan mencapai 82,25% pada akhir Siklus II dengan kategori Sangat Baik. Ketuntasan belajar klasikal juga meningkat hingga mencapai 100% pada akhir Siklus II. Secara keseluruhan terjadi peningkatan sebesar 36,33 poin persentase, yang menunjukkan efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam meningkatkan penguasaan teknik passing bawah. Pembahasan dan Kesimpulan: Metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli melalui penerapan kelompok ahli dan kelompok asal yang mendorong interdependensi positif, tanggung jawab individu, serta kolaborasi antarsiswa. Model pembelajaran ini mampu meningkatkan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran dan memberikan dampak positif terhadap hasil belajar psikomotor. Oleh karena itu, metode Jigsaw direkomendasikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran dalam pendidikan jasmani untuk meningkatkan penguasaan keterampilan dasar bola voli

Keywords


pembelajaran kooperatif Jigsaw; passing bawah; bola voli; penelitian tindakan kelas; hasil belajar psikomotor

Full Text:

PDF

References


Akhmady, L. A., & Firda, D. (2022). Hubungan koordinasi mata-tangan dengan kemampuan passing bawah pada tim bolavoli putri STKIP Kie Raha Kota Ternate. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(3), 178–183. https://doi.org/10.5281/zenodo.6622055

Alwis, D. A. Y., Turrohma, M., & Fadriati, F. (2024). Hakikat belajar dan pembelajaran dalam konteks pendidikan. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(3), 3707–3715. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i3.1403

Aronson, E., Blaney, N., Stephan, C., Sikes, J., & Snapp, M. (1978). The jigsaw classroom. Sage Publications.

Azahrah, F. R., Afrinaldi, R., & Fahrudin. (2021). Keterlaksanaan pembelajaran bola voli secara daring pada SMA kelas X se-kecamatan Majalaya. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7(4), 531–538. https://doi.org/10.5281/zenodo.5209565

Bailey, R. (2006). Physical education and sport in schools: A review of benefits and outcomes. Journal of School Health, 76(8), 397–401. https://doi.org/10.1111/j.1746-1561.2006.00132.x

Chase, C. C., Chin, D. B., Oppezzo, M. A., & Schwartz, D. L. (2009). Teachable agents and the protégé effect: Increasing the effort towards learning. Journal of Science Education and Technology, 18(4), 334–352.

Doymus, K. (2008). Teaching chemical bonding through jigsaw cooperative learning. Research in Science & Technological Education, 26(1), 47–57.

Faizah, U. (2017). Keefektifan cerita bergambar untuk pendidikan nilai dan keterampilan berbahasa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Cakrawala Pendidikan, 1, 175–188.

FIVB. (2014). FIVB volleyball coaches manual level I & II. Fédération Internationale de Volleyball.

Hendracita, N. (2021). Model-model pembelajaran SD. Multikreasi Press.

Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2009). An educational psychology success story: Social interdependence theory and cooperative learning. Educational Researcher, 38(5), 365–379.

Kagan, S. (2014). Kagan cooperative learning structures. Kagan Publishing.

Kemmis, S., & McTaggart, R. (2000). Participatory action research. In N. K. Denzin & Y. S. Lincoln (Eds.), Handbook of qualitative research (2nd ed., pp. 567–605). Sage Publications.

Khoiriyah, B., Wulandari, T. C., Syaifuddin, & Widiantoro, E. (2022). Analisis kemampuan koneksi matematis ditinjau dari motivasi belajar dalam menyelesaikan masalah kontekstual pada materi fungsi

kuadrat. JP3: Jurnal Unisma, 17(12), 1–10.

Landis, J. R., & Koch, G. G. (1977). The measurement of observer agreement for categorical data. Biometrics, 33(1), 159–174.

Laoli, J. K., Dakhi, O., & Zagoto, M. M. (2022). Implementasi model pembelajaran Jigsaw untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa pendidikan BK pada perkuliahan Filsafat Pendidikan. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(3), 4408–4414. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i3.2863

Laylatus Sholichah, Ery Rahmawati, & Galuh Kartika Dewi. (2022). Pengaruh model think pair share terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(1), 1037–1045.

Lenberg, K. (2006). Volleyball skills & drills. Human Kinetics.

Maden, S. (2011). Effect of jigsaw I technique on achievement in written expression skill. Educational Sciences: Theory & Practice, 11(2), 911–917.

Marzuki, A., & Bayu, A. T. (2021). Hubungan kekuatan otot lengan dan ketepatan passing bawah permainan bola voli. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara, 197–202.

McNiff, J., & Whitehead, J. (2011). All you need to know about action research (2nd ed.). Sage Publications.

Metzler, M. W. (2011). Instructional models for physical education (3rd ed.). Holcomb Hathaway Publishers.

Mokoagow, V. F., Supit, F. R., & Ompi, S. (2021). Pengaruh gaya mengajar komando terhadap kemampuan passing bawah dalam permainan bola voli. PHYSICAL: Jurnal Ilmu Kesehatan Olahraga, 2(1), 95–100. https://doi.org/10.53682/pj.v2i1.1059

Palao, J. M., & Manzanares, P. (2009). Proposal for skills assessment in volleyball in physical education. The Sport Journal, 12(1), 1–9.

Polii, D. J., & Polii, M. (2022). Manajemen pendidikan agama Kristen dalam ketahanan belajar. Jurnal Pendidikan, 10(2), 130–141.

Reeser, J. C., & Bahr, R. (Eds.). (2003). Volleyball. Blackwell Science.

Shadmehr, R., & Wise, S. P. (2005). The computational neuroscience of reaching and pointing. MIT Press.

Slavin, R. E. (1995). Cooperative learning: Theory, research, and practice (2nd ed.). Allyn & Bacon.

Susila, L. (2021). Pengaruh metode latihan high intensity interval training (HIIT) dalam meningkatkan power otot tungkai dan kelincahan pada permainan bola voli. Ainara Journal, 2(3), 230–238. https://doi.org/10.54371/ainj.v2i3.86

Syafii, I. (2023). Meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa melalui model pembelajaran berbasis proyek: Materi hakikat ilmu kimia dan metode ilmiah. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi, 3(1). https://doi.org/10.XXXXX

Topping, K. J. (2005). Trends in peer learning. Educational Psychology, 25(6), 631–645.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Yunus, M. (1992). Olahraga pilihan bola voli. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.




DOI: https://doi.org/10.37905/ts:jo.v3i1.39535

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Agris Setiawan Huraira

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.