Pengembangan model pembelajaran sprint beben (bergerak efektif, berlari efisien, nyaman) berbasis permainan modifikasi pada mata pelajaran pjok di smp

Abdul Arif Gobel, Rosbin Pakaya

Abstract


Pendahuluan: Pembelajaran lari sprint di Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, minimnya sarana dan prasarana, serta penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi dan belum mengakomodasi perbedaan karakteristik peserta didik. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya motivasi, partisipasi aktif, dan hasil belajar siswa dalam materi atletik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Sprint BEBEN (Bergerak Efektif, Berlari Efisien, Nyaman) berbasis modifikasi permainan sebagai alternatif pembelajaran lari sprint yang inovatif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik siswa SMP. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek penelitian terdiri atas 26 siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Telaga, Kabupaten Gorontalo, serta tiga validator ahli yang meliputi ahli atletik, ahli pembelajaran, dan ahli media. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli dan angket respons siswa. Validitas instrumen diuji menggunakan korelasi Product Moment Pearson dengan nilai r hitung ≥ 0,388, sedangkan reliabilitas diukur menggunakan koefisien Alpha Cronbach sebesar 0,780 yang termasuk kategori cukup reliabel. Produk yang dikembangkan berupa buku panduan yang memuat 17 variasi model pembelajaran sprint berbasis permainan modifikasi. Hasil: Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa model pembelajaran Sprint BEBEN memperoleh persentase kelayakan rata-rata sebesar 80,01% dengan kategori sangat layak pada aspek materi atletik, pembelajaran, dan media. Hasil implementasi juga menunjukkan respons positif dari siswa, yang ditandai dengan meningkatnya minat belajar, motivasi, partisipasi aktif, serta antusiasme selama proses pembelajaran lari sprint menggunakan model yang dikembangkan. Pembahasan dan Kesimpulan: Model pembelajaran Sprint BEBEN terbukti memenuhi kriteria valid, praktis, dan layak untuk diterapkan dalam pembelajaran lari sprint di tingkat SMP. Penggunaan permainan modifikasi memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, menyenangkan, dan berpusat pada peserta didik sehingga mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, model Sprint BEBEN direkomendasikan sebagai alternatif inovatif bagi guru pendidikan jasmani dalam meningkatkan kualitas pembelajaran lari sprint di sekolah menengah pertama.

Keywords


Sprint BEBEN; pembelajaran sprint; modifikasi permainan; atletik; Research and Development; model ADDIE.

Full Text:

PDF

References


Abdussalam, M., & Amirudin, A. (2024). Analisis teknik dasar lari sprint 80 meter atlet putri PASI. Jurnal Keolahragaan, 10(2), 232–243. https://doi.org/10.XXXXX/jk.v10i2.XXXX

Ari Iswanto, E. W. (2021). Pembelajaran pendidikan jasmani yang efektif dan berkualitas. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 27(1), 13–17. https://doi.org/10.XXXXX/jpjo.v27i1.XXXX

Asyhari, A., & Diani, R. (2017). Pembelajaran fisika berbasis web enhanced course: Pengaruhnya terhadap kemampuan literasi sains siswa. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 4(1), 31–43. https://doi.org/10.21831/jitp.v4i1.10199

Firmansyah, A., & Rumini, R. (2022). Pengaruh metode latihan up hill dan angkling (B running) menggunakan beban karet resistance pada atlet sprinter 100 meter siswa SMAN 2 Purbalingga. Indonesian Journal for Physical Education and Sport, 3(2), 469–478. https://doi.org/10.15294/inapes.v3i2.58972

George, D., & Mallery, P. (2003). SPSS for Windows step by step: A simple guide and reference (4th ed.). Allyn & Bacon.

Putri, M., & Yuliawan, E. (2021). Hubungan power tungkai dengan kecepatan lari sprint 50 meter pada siswa putra kelas VIII SMP Negeri 1 Muaro Jambi. Jurnal Score, 1(1), 1–13.

Salahudin, S., Rusdin, R., & Almuhajirin, A. (2023). Analisis minat siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler atletik lari sprint Kabupaten Bima. Jurnal Pendidikan Olahraga, 13(1), 7–12. https://doi.org/10.37630/jpo.v13i1.1018

Saleh, K., Saputra, D. I. M., Hamzah, I., Zunarti, R., Apdoludin, A., & Sari, Y. P. (2023). Pengaruh permainan kasti terhadap lari sprint 40 M siswa kelas V SDN 2 Muara Rupit. Jurnal Muara Olahraga, 5(2), 86–96. https://doi.org/10.52060/jmo.v5i2.1238

Setiorini, S. (2022). Pendekatan bermain sebagai metode pembelajaran efektif untuk meningkatkan teknik lari jarak pendek. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 18(1), 1–12. https://doi.org/10.XXXXX/jpji.v18i1.XXXX

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta.

Yahya, M., Fonna, D., & Rekreasi, K. (2024). Pengaruh antropometri terhadap prestasi lari sprint 100 m: Suatu penelitian pada atlet lari sprint pengurus cabang PASI Pidie. Jurnal Sport Health Education, 2(2), 1–15.

Yuwono, T. (2020). Analisis faktor kondisi fisik yang paling mempengaruhi sprint 100 meter pada sprinter PASI Sidoarjo. Jurnal Prestasi Olahraga, 3(4), 1–8.




DOI: https://doi.org/10.37905/ts:jo.v3i1.39748

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 abdul arif gobel

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.