Pengembangan permainan bulutangkis minton mini dalam pembelajaran pjok pada siswa kelas vii smp negeri 3 gorontalo
Abstract
Introduction: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model permainan Minton Mini sebagai alternatif pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang lebih menarik, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas VII SMP Negeri 3 Gorontalo. Model permainan ini diharapkan dapat meningkatkan minat belajar, aktivitas gerak, serta pemahaman siswa terhadap teknik dasar bulutangkis. Methods: Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri atas lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian berjumlah 17 siswa kelas VII SMP Negeri 3 Gorontalo. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan lembar validasi ahli. Validasi produk dilakukan oleh tiga validator yang meliputi ahli pembelajaran, ahli permainan, dan ahli media pembelajaran. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase kelayakan. Results: Hasil validasi menunjukkan bahwa buku panduan permainan Minton Mini memperoleh tingkat kelayakan sebesar 88,57% dari ahli pembelajaran, 91,43% dari ahli permainan, dan 86,67% dari ahli media pembelajaran. Rata-rata keseluruhan mencapai 88,89%, yang termasuk dalam kategori sangat layak. Selain itu, hasil evaluasi kognitif pada uji coba lapangan menunjukkan rata-rata pemahaman siswa sebesar 85% dengan kategori baik, yang mengindikasikan bahwa model permainan mampu mendukung proses pembelajaran secara efektif. Conclusion: Model permainan Minton Mini dinyatakan sangat layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran PJOK pada materi bulutangkis di kelas VII SMP. Penerapan model ini terbukti mampu meningkatkan minat belajar, aktivitas gerak, dan pemahaman siswa terhadap teknik dasar bulutangkis, sehingga berpotensi menjadi inovasi pembelajaran yang efektif dan menyenangkan di sekolah.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arikunto, S. (2021). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi Revisi). PT Rineka Cipta.
Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer. https://doi.org/10.1007/978-0-387-09506-6
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268. https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1104_01
Griffin, L. L., & Butler, J. I. (Eds.). (2005). Teaching games for understanding: Theory, research, and practice. Human Kinetics.
Haryanto, R., & Prihatin, T. (2021). Analisis hambatan pembelajaran bulutangkis di sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 6(2), 112–121. https://doi.org/10.17509/jpjo.v6i2.xxxxx
Kemendikbudristek. (2022). Capaian pembelajaran mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan fase D. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
Mulyana, A., Junaedi, I., & Rahayu, S. (2022). Pengembangan permainan tenis meja mini untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Keolahragaan, 10(1), 45–56. https://doi.org/10.21831/jk.v10i1.43xxx
Rosdiani, D. (2020). Perencanaan pembelajaran dalam pendidikan jasmani dan kesehatan. Alfabeta.
Siedentop, D., & Hastie, P. A. (2018). Complete guide to sport education (3rd ed.). Human Kinetics.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susanto, E., & Permadi, D. (2023). Pengembangan model permainan kasti modifikasi dalam pembelajaran PJOK tingkat SMP. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 19(1), 78–89. https://doi.org/10.21831/jpji.v19i1.5xxxx
DOI: https://doi.org/10.37905/ts:jo.v3i1.40045
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Indriyani Ulama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







