Pentingnya Komunikasi Terbuka Dalam Memberikan Pendidikan Seks Dari Orang Tua Terhadap Anak

Hera Wahyuni, Annisa Rahmawati, Devi Anggraini, Farah Syaharani, Fira Febri Triana, Grestia Ananta, Raja Dhimas Sadewa, Resni Amelia

Abstract


Kegiatan sosialisasi tentang komunikasi terbuka pendidikan seks yang diberikan orang tua terhadap anak bertujuan untuk memberikan pemahaman bahwa orang tua perlu untuk melakukan komunikasi terbuka dengan anak, agar meminimalisir resiko-resiko dari permasalahan seksualitas, serta memberikan pendidikan seks dari orang tua terhadap anak. Metode pelaksanaan kegiatan yakni ceramah, diskusi dan refleksi. Hasil kegiatan ini antara lain: menambah wawasan bagi orang tua, melatih orang tua untuk lebih memperhatikan perkembangan seksual anak, supaya orang tua dapat memberikan pemahaman yang positif sebagai pendidikan seks. Pemahaman terhadap pentingnya komunikasi terbuka antara orang tua dengan anak menjadi salah satu cara pencegahan dampak negatif yang disebabkan dari permasalahan seksualitas.


Keywords


Seks, Pendidikan, Anak, Orang tua

Full Text:

PDF

References


CNN Indonesia. (2021). KemenPPPA: Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Meningkat di 2021. Cnnindonesia.com, diakses melalui KemenPPPA: Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Meningkat di 2021 (cnnindonesia.com) pada tanggal 17 Juni 2024.

Damayanti, M., Anni, C. T., & Mugiarso, H. (2018). Layanan Infor-masi dengan Media Gambar untuk Meningkatkan Pemahaman Sex Education Siswa. Indonesian Journal Of Guidance And Counseling: Theory And Application, 7(1), 37–44. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk

Dinas Kesehatan Kota Jambi. (2023). Laporan Tahunan Kesehatan Remaja. Jambi: Dinkes Jambi. (https://dinkes.jambiprov.go.id/laporan-tahunan-kesehatan-remaja-2023)

Febriagivary, A. H. (2021). Mengenalkan Pendidikan Seksualitas Untuk Anak Usia Dini

Fitri, E., Dkk. (2020). Persepsi, Sikap, dan Perilaku Ibu Dalam Memberikan Pendidikan Seks Sejak Dini. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, Vol. 4 No. 2 (168-178). Surabaya.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Survei Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta: Kemenkes RI. (https://www.kemkes.go.id/article/view/22010100002/survei-kesehatan-reproduksi-remaja.html)

Muarifah, A., Danny Soesilo, T., & Tagela, U. (2019). HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PENDIDIKAN SEKS DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA. Journal for Lesson and Learning Studies, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.23887/jlls.v2i1.17314

Nurhayati, S., Susanti, N. P. D. A., Sianturi, L. D. S., & Watini, S. (2023). Upaya Organisasi Profesi dalam Mewujudkan Layanan Perlindungan Anak. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(11), 8889–8898. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i11.3140

Plan International. (2021). Attitudes Towards Sexual Education in Indonesia. Plan International (https://plan-international.org/attitudes-towards-sexual-education-indonesia)

Sili, A. P., Sasmito, C., Trihardianto, W., Publik, M. A., Tunggadewi, U. T., & Malang, T. (2024). Membongkar Strategi Kota Layak Anak : Evaluasi Dampaknya Terhadap Penurunan Risiko Kekerasan Seksual Pada Anak. 14, 122–133.

Universitas Indonesia. (2021). Studi tentang Pendidikan Seksual di Indonesia. Depok: UI Press. (https://www.ui.ac.id/research/studi-tentang-pendidikan-seksual-di-indonesia)

World Health Organization. (2020). Comprehensive Sexuality Education. Geneva: WHO. (https://www.who.int/publications-detail/comprehensive-sexuality-education)

Zahirah, U., Nurwati, N., Krisnani, H. (2019). Dampak dan Penanganan Kekerasan Seksual Anak di Keluarga. Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol. 6(1), 10-20. Universitas Padjajaran, Bandung.




DOI: https://doi.org/10.37905/jardian.v2i1.25691

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Hera Wahyuni, Annisa Rahmawati, Devi Anggraini, Farah Syaharani, Fira Febri Triana, Grestia Ananta, Raja Dhimas Sadewa, Resni Amelia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.