Risiko Harga Cabai Pada Tingkat Petani di Kabupaten Kediri
Abstract
Unstable chili prices are often caused by external factors such as weather conditions, harvest seasons, and unpredictable market dynamics. This study uses weekly chili price data for two years obtained from the Strategic Food Price Information Center (PIHPS-BI), the data was analyzed using the Coefficient of Variation (KV) and ANOVA (Analysis of Variance) methods. This study has purpose to analyze price risks for various chili varieties cultivated by farmers in Kediri Regency. The conclusions obtained in this study are (1) red chili, large red chili, and curly red chili have a high price risk with a coefficient of variation (KV) value of > 0.5 while green cayenne pepper shows a lower price risk with a coefficient of variation (KV) value of < 0.5 which tends to be more stable, (2) The ANOVA test produces a significance value of 0.000 (< 0.05), which indicates a significant difference in price risk between chili varieties in Kediri Regency.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aprinando. (2023). Analisis Struktur Biaya dan Risiko Usahatani Cabai Merah di Kecamatan Tegineneng. Universitas Lampung.
Astuti, A., dan Ratri, W. S. (2020). Manajemen Risiko Produksi Petani pada Usahatani Padi Organik di Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Agritas, 4(2), 52–65.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Hortikultura 2023. BPS RI. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/06/10/790c957ba8892f9771aeefb7/statistik-hortikultura-2023.html
Badan Pusat Statistik Jawa Timur. (2024). Produksi Tanaman Sayuran Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Tanaman di Provinsi Jawa Timur, 2023. Jatim.Bps.Go.Id. https://jatim.bps.go.id/id/statisticstable/3/ZUhFd1JtZzJWVVpqWTJsV05XTllhVmhRSzFoNFFUMDkjMw==/produksi-tanaman-sayuran-menurut-kabupaten-kota-dan-jenis-tanaman-di-provinsi-jawa-timur--2023.html?year=2023
Darmansah, D., dan Wardani, N. W. (2020). Analisa Penyebab Kerusakan Tanaman Cabai Menggunakan Metode K-Means. Jatisi (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi), 7(2), 126–134.
Diskominfo Kota Kediri. (2025). Jelang Long Weekend di Akhir Bulan, Komoditas Pangan di Kota Kediri Terpantau Turun Harga. Diskominfo.Kedirikota.Go.Id. https://diskominfo.kedirikota.go.id/information/news/1887
Doni, Charlesius, and Siti Alima. 2024. “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengarui Fluktuasi Harga Cabai Rawit di Pasar Keputran Surabaya.” Jurnal Agriwitas 3 (1): 1–13. https://jurnal.uwp.ac.id/fp/index.php/agriwitas/article/view/62.
Emba, M. (2025). Dampak Rantai Distribusi terhadap Harga Cabai di Tingkat Petani. Jurnal Ekonomi Pertanian, 15(1), 45–57.
Fainul, Z. F. (2024). Pengaruh Fluktuasi Harga dan Produksi Cengkeh Terhadap Tingkat Kesejahteraan Petani di Lembang Uluway Barat Kabupaten Tana Toraja. IAIN Parepare.
Hiskia, L. P. (2021). Analisis Risiko Produksi Cabai Merah di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Universitas Islam Riau.
Kaleka, M. U., Maulida, E., Taek, E., Swastawan, I. P. E., dan Arisena, G. M. K. (2020). Kajian risiko usaha tani padi di Indonesia. Agromix, 11(2), 166–176.
Mappa, N., Molla, S., dan Rumallang, A. (2024). Analisis Penguasaan Lahan Petani Sawah Urban dan Keberlanjutan Pertanian Secara Ekologi. Jurnal Ilmiah Membangun Desa Dan Pertanian, 9(1), 1–13.
Mardial, A., Antara, M., dan Kalaba, Y. (2020). Analisis Penentuan Komoditi Basis Subsektor Hortikultura di Daerah Kabupaten Poso. Agrotekbis: Jurnal Ilmu Pertanian (e-Journal), 8(6), 1358–1366.
Maula, L. R., dan Rianti, T. S. M. (2021). Fluktuasi dan Peramalan Harga Cabai Rawit di Kabupaten Malang. Media Agribisnis, 5(1), 9–13.
Misqi, R. H., dan Karyani, T. (2020). Analisis Risiko Usahatani Cabai Merah Besar (Capsicum annuum L.) di Desa Sukalaksana Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 6(1), 65–76.
Nadhar, M., Hermawaty, R. K., Ernawati, E., dan Elviana, E. (2024). Pengaruh Biaya Produksi dan Harga Jual terhadap Pendapatan Petani Jagung. Jppi (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 10(4), 206–219.
Nuri, P. (2025). Kajian Sosial-Ekonomi Petani dalam Pengembangan Pertanian Berkelanjutan. Circle Archive, 1(7).
Rianti, T. S. M., dan Maula, L. R. (2023). Analisis Risiko Harga dan Pendapatan Usahatani Cabai Rawit di Kabupaten Kediri. Jurnal Agrimanex: Agribusiness, Rural Management, and Development Extension, 3(2), 149–158.
Siddik, M., Dipokusumo, B., Sudjatmiko, D. P., dan Anwar, A. (2022). Analisis Risiko, Produktivitas dan Pendapatan Usahatani Cabai Rawit pada Berbagai Ketinggian Tempat di Pulau Lombok. Prosiding SAINTEK, 4, 172–184.
Tajuddin, Y. (2024). Risiko Usahatani Cabai Rawit di Desa Bululoe Kecematan Turatea Kabupaten Jeneponto of The Risk of Cayleyyye Child Farming in Bululoe Village, Turatea District, Jeneponto District. Universitas Muhammadiyah Makassar.
Universitas Muslim Indonesia. (2022). Pengaruh Perubahan Iklim terhadap Produksi Hortikultura di Indonesia. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, UMI.
Wibisonya, I. (2022). Analisis Risiko Harga Cabai Merah Keriting di Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat. Journal of Agribusiness Science and Rural Development, 1(2), 23–29.
Yurni, I., Syukriah, S., Agusniar, C., Nisa, F., dan Sukiman, T. S. A. (2024). Pemanfaatan Teknologi Informasi Digital untuk Meningkatkan Produktivitas Petani. Jurnal Malikussaleh Mengabdi, 3(2), 452–459.
DOI: https://doi.org/10.37479/jeej.v8i1.33587
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 niken hefa zakkiya, Noor Rizkiyah, Umi Barokah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jambura Economic Education Journal has been indexed:
PUBLISHED BY :
Prodi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi
Universitas Negeri Gorontalo, Indonesia

















