ANALISIS PERTUMBUHAN EKONOMI DALAM PENENTUAN BASIS EKONOMI, ISU KETIMPANGAN DAN LINGKUNGAN DI JAWA BARAT PERIODE 2010-2019

Muhamad Ferdy Firmansyah

Abstract


Pembangunan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi menjadi dua agenda analisis ekonomi yang utama untuk mewujudkan kesejahteraan. Dalam menganalisis pembangunan dan pertumbuhan ekonomi salah satu teori yang dapat menjelaskannya adalah mengenai kurva Kuznets U terbalik. Dalam praktiknya kurva Kuznets U terbalik dapat menganalisis isu ketimpangan dan isu lingkungan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan pendekatan metode kuantitatif. Didapatkan hasil bahwa basis ekonomi Provinsi Jawa Barat mulai bergeser pada sektor industri dan jasa. Hipotesis kurva Kuznets untuk isu ketimpangan menunjukan bahwa pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Barat dapat menurunkan ketimpangan. Di sisi lain, hipotesis kurva Kuznets untuk isu lingkungan menunjukan peningkatan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Barat akan juga meningkatkan pencemaran lingkungan. Diharapkan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dapat membentuk kebijakan publik yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

 


Keywords


Pertumbuhan, Pembangunan, Ekonomi, Jawa Barat, Kuznets

Full Text:

PDF

References


Acemoglu, D., & Robinson, J. (2002). The Political Economy of The Kuznets Curve. Review of Development Economics, 183-203.

Adisasmita, R. (2008). Pembangunan Wilayah: Konsep dan Teori. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Amaliawaiati, L., & Murni, A. (2019). Ekonomika Mikro. Bandung: Refika Aditama.

Arista, T. R., & Amar, S. (2019). Analisis Kausalitas Emisi CO2, Konsumsi Energi, Pertumbuhan Ekonomi dan Modal Manusia di ASEAN. Jurnal Kajian Ekonomi dan Pembangunan, 519-532.

Auty, R. M. (2003). Natural Resources, Development Models and Sustainable Development. Stevenage, Hertfordshire, UK: International Institute for Environment and Development (IIED).

Aydin, C., & Esen, O. (2017). The Validity of The Environmental Kuznets Curve Hypothesis for CO2 Emissions in Turkey: New Evidence fom Smooth Transition Regression Approach. Journal of Social Sciences Institute, 101-116.

Creswell, J. W. (2017). Research Desighn: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Department of Economic and Social Affairs, United Nations. (2000). Integrated Environment and Economic Accounting: An Operational Manual. New York, USA: United Nation Publication.

Djunaedi, A. (2015). Pengantar Perencanaan Wilayah dan Kota. Yogyakarta: Gadjah Mada Press.

Fasikha, Y., & Yuliadi, I. (2018). Analisis Pengaruh Perubahan Lingkungan Terhadap Pendapatan Per Kapita di Negara-Negara ASEAN Periode 2005-2015. Journal of Economics Research and Social Sciences, 34-43.

Firdaus, I. A. (2017). Pengaruh Pertumbuhan dan Keterbukaan Ekonomi Terhadap Perubahan Kualitas Lingkungan: Analisis Enviromental Kuznet Curve (Studi Kasus Negara-Negara Anggota Regional Comprehensive Economic Partnership Tahun 1999-2014). Jurnal Ilmiah Universitas Brawijaya, 1-15.

Grafton, R. Q., Adamowicz, W., Dupont, D., Nelson, H., Hill, R. J., & Renzetti, S. (2004). The Economics of The Environment and Natural Resources. Victoria, Australia: Blackwell Publishing.

Hanley, N., Shogren, J. F., & White, B. (1997). Environmental Economics in Theory and Practice. London: Macmillan Press LTD.

Hilmi, D. F., Hamzah, A., & Syahnur, S. (2014). Analisis Sektor Basis Kabupaten Kota dan Pusat Pengembangan Ekonomi Provinsi Jawa Barat. Jurnal Ilmu Ekonomi, 50-61.

Hoover, E. M., & Giarratani, F. (2020). An Introduction to Regional Economics. West Virginia: Randall Jackson.

Hussen, A. M. (2005). Principles of Environmental Economics. New Fetter Lane, London: Routledge.

Kartiasih, F., & Setiawan, A. (2020). Aplikasi Error Correction Mechaism dalam Analisis Dampak Pertumbuhan Ekonomi, Konsumsi Energi dan Perdagangan Internasional Terhadap Emisi CO2 di Indonesia. Media Statistika, 104-115.

Kuncoro, M. (2004). Otonomi dan Pembangunan Daerah-Reformasi, Perencanaan, Strategi dan Peluang. Jakarta: Erlangga.

Kuncoro, M. (2010). Ekonomika Pembangunan: Masalah, Kebijakan, dan Politik. Jakarta: Erlangga.

Kuswantoro, D. P. (2009). Pembangunan Ekonomi dan Deforestasi Hutan Tropis (Mengkaji Kembali Hipotesis Environmental Kuznets Curve Menggunakan Analisis Antar Negara). Thesis Program Pasca Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran, 1-182.

Mourad, M., & Trabulsi, H. (2019). Economic Growth Analysis of a Singapore: Simultaneous Equations Model. Journal of Business and Financial Affairs, 1-9.

Mukhlis, I., Utomo, S., Rahmani, L., & Fernanda , Y. (2018). A Competitiveness Analysis of Economic Sector in Tuban Regency, East Java. Advance in Economics, Business and Management Research (pp. 443-452). Yogyakarta: International Conference on Economics Education, Economics, Business and Management, Accounting and Entrepreneurship (PICEEBA 2018).

Munandar, A. (2017). Analisis Regresi Data Panel Pertumbuhan Ekonomi di Negara-Negara Asia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini, 59-67.

Nafziger, E. W. (2005). Economic Development . Cambridge: Cambridge University Press.

Nikensari, S. I., Destilawati, S., & Nurjanah, S. (2019). Studi Environmental Kuznets Curve di Asia: Sebelum dan Setelah Millennium Development Goals. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 11-25.

Nurpita, A., & Nastiti, A. (2016). Analysis of Development Disparities Inter Districts/City in Special Region of Yogyakarta (DIY) Province 2003-2013. JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik), 23-37.

Opshoor, J. B. (2007). Environment and Poverty: Perspetives, Proposition, Policies. The Hague, Netherlands: Institute of Social Studies.

Oyvat, C. (2015). Structural Change and The Kuznets Hypothesis. Greenwich: Greenwich Political Economy Research Centre.

Perman, R., Ma, Y., McGilvray, J., & Common, M. (2003). Natural Resource and Environmental Economics 3rd Edition. Essex, UK: Pearson Education Limited.

Pettinger, T. (2019, September 11). Environmental Kuznets Curve. Retrieved November 6, 2020, from https://www.economicshelp.org/blog/14337/environment/environmental-kuznets-curve/

Purwanta, W. (2008). De-Coupling Pertumbuhan Ekonomi dan Degradasi Lingkungan di Indonesia. Jurnal Teknologi Lingkungan, 86-92.

Quesne, T. L., & McNally, R. (n.d.). The Green Buck: Using Economic Tools to Deliver Conservation Goals, a WWF Field Guide. UK: The WWF Sustainble Economics Network.

Ramattullah. (2019). Aplikasi Model Statistika Inferensia Dalam Pembelajaran Matematika Ekonomi. Jurnal Numeracy, 86-98.

Rany, A. P., Farhani, S. A., Nurina, V. R., & Pimada, L. M. (2020). Tantangan Indonesia dalam Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Kuat dan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Melalui Indonesia Green Growth Program oleh BAPPENAS. JIEP, 63-73.

Rosyid, A. H., & Mulyo, J. (2017). Hypothesis Testing on Environmental Kuznets Curve of Agricultural Sector in Java Island: Panel Data Analysis. Agro Ekonomi, 95-111.

Santoso, K. B., Hakim, L., & Ningrum, E. R. (2018). Studi Temporal Pertumbuhan Ekonomi dan Polusi Udara. Studi Kasus: DKI Jakarta, Semarang, dan Surabaya pada Tahun 2005-2015. Jurnal Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, 54-70.

Saputra, D. (2016). Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkat Ketimpangan Antar Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. CR Journal Creative Research for West Java Development, 1-16.

Somantri, A., & Muhidin, S. A. (2014). Aplikasi Statistika Dalam Penelitian. Bandung: Pustaka Setia.

Srihardianti, M., Mustafid, & Prahutama, A. (2016). Metode Regresi Data Panel untuk Peramalan Konsumsi Energi di Indonesia. Jurnal Gaussian, 475-485.

Steiner, G., Stark, W., Pilz, H., & Hutterer, H. (2000). Analysis of The Fundamental Concepts of Resource Management. Wien, Austria: GUA - Gesellschaft fur Umfassende Analysen GmbH.

Stimson, R. J., Stough, R., & Roberts, B. (2006). Regional Economic Development: Analysis and Planning Strategy. New York: Springer Berlin Heidelberg.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suhartono, & Kurnawati, T. (2013). Analisis Potensi Daerah dan Sektor Basis di Propinsi Jawa Barat. repository.ut.ac.id, 1-13.

Sukirno, S. (2004). Pengantar Teori Makroekonomi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Syrquin, M. (2005). Kuznets and Modern Economic Growth Fifty Years Later. Thingking Ahead: The Future of Development Economics (pp. 1-15). Helsinki: WIDER Conference.

Tahvonen, O. (2000). Economics Sustainablitiy and Scarcity of Natural Resources: A Brief Historical Review. Washington D.C., USA: Recources for the future.

Tarigan, R. (2005). Ekonomi Regional: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Tietenberg, T., & Lewis, L. (2015). Enviromental & Natural Resource Economics 10th Edition. New Jersey, USA: Pearson Education Limited.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2003). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. Jakarta: Erlangga.

Widarjono, A. (2005). Ekonometrika Teori dan Aplikasi. Depok: Ekonisia.

Widianingsih, W., & Suryantini, A. (2015). Kontribusi Sektor Pertanian pada Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Jawa Barat. Agro Ekonomi, 206-218.

Yani, A. (2019). Analisis Perkiraan Biaya Ekonomi Deforestasi di Kalimantan Barat. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBIK), 59-80.

Yustisia, D., & Sugiyanto, C. (2014). Analisis Empiris Environmental Kuzntes Curve (EKC) Terkait Orientasi Energi. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, 161-170.




DOI: https://doi.org/10.37479/jeej.v3i1.8292

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Muhamad Ferdy Firmansyah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

PUBLISHED BY :

 

Department of Economics Education, Faculty of Economics

Universitas Negeri Gorontalo

Indonesia

 

Creative Commons Licence
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.