Analisis Ketimpangan Regional di Sulampua dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya

I Wayan Stivan Styawan, Syarwani Canon, Rifi Fazrina Djuuna

Abstract


Penelitian mengenai ketimpangan regional di kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) relatif terbatas dibandingkan wilayah lain di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketimpangan regional di kawasan Sulampua serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik selama periode 2015–2024. Metode analisis yang digunakan meliputi Indeks Williamson untuk mengukur tingkat ketimpangan regional dan regresi data panel untuk menganalisis pengaruh variabel independen terhadap ketimpangan regional dengan pendekatan terbaik, yaitu Fixed Effect Model (FEM). Variabel independen dalam penelitian ini terdiri atas PDRB per kapita, jumlah penduduk, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), sedangkan variabel dependennya adalah ketimpangan regional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketimpangan regional di wilayah Sulampua bervariasi antarprovinsi. Tingkat ketimpangan tinggi terdapat di Papua, Papua Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara. Tingkat ketimpangan sedang terdapat di Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Sulawesi Barat, sedangkan Gorontalo memiliki tingkat ketimpangan rendah. Hasil estimasi model menunjukkan bahwa PDRB per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan regional, sedangkan IPM dan TPT berpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan regional di wilayah Sulampua.

Full Text:

PDF

References


Alfiansyah, H., & Budyanra. (2019). Analysis of Interregional Development Inequality. Seminar Nasional Official Statistics, 424–429.

Anggina, D., & Artaningtyas, W. D. (2017). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pertumbuhan Penduduk, Pertumbuhan Investasi, dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Buletin Ekonomi, 15(1), 13–40.

Aprilianti, V., & Harkeni, A. (2021). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia terhadap Ketimpangan Wilayah di Provinsi Jambi. Khazanah Intelektual, 5(2), 1142–1160. https://doi.org/10.37250/newkiki.v4i1.111

Athallah, T. M. P., & Bintoro, N. S. (2023). Pengaruh PDRB, IPM, dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Ketimpangan Regional. Journal of Development Economic and Social Studies, 2(2), 411–417.

Aulya, V. (2016). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Pengangguran Terbuka, Dan Belanja Modal Terhadap Ketimpangan Pendapatan Antar Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah Periode 2007-2013 Skripsi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Finuliyah, F., & Khusaini, M. (2022). PENDAPATAN ASLI DAERAH, BELANJA INFRASTRUKTUR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KETIMPANGAN ANTAR WILAYAH. Journal of Development Economic and Social Studies, 1(1), 58–70.

Helmy, A., Nujum, S., & Selong, A. (2024). Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Ketimpangan Pendapatan di Provinsi Sulawesi Selatan. SEIKO: Journal of Management & Business, 7(1), 2024–2907.

Irawan, D., Wijimulawiani, B. S., & Hak, M. B. (2024). Investasi Dan Pengangguran Terhadap Ketimpangan Pendapatan. EKUILNOMI: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 6(3), 623–633.

Juniati, W., Abdullah, M. L., & Wibowo, M. G. (2022). Determinants of Income Inequality Villages and Cities in Indonesia. Journal of Developing Economies, 7(2), 266–279. https://doi.org/10.20473/jde.v7i2.33980

Krisnandita, I. W. (2023). Determinants of Migration Flows in Highly Skilled Migrants Interprovince in Indonesia. Populasi, 31(1), 13–30. https://doi.org/10.22146/jp.84371

Kusuma, D. S. D., Sarfiah, D. S. N., & Septiani, Y. (2019). Analisis Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (Pdrb), Inflasi, Dan Indeks Pembangunan Manusia (Ipm) Terhadap Ketimpangan Pendapatan Di Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2011-2017. DINAMIC: Directory Journal of Economic, 1(3), 282–293.

Mom, R., Rante, H., & Julison, B. (2023). Analisis Pengaruh Ketimpangan Wilayah terhadap Pembangunan di Kabupaten Puncak Papua. Jurnal ELIPS, 6(3), 127–132.

Raafi’i, A., Hakim, D. B., & Putri, E. I. K. (2018). Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah Pengembangan di Provinsi Papua Barat [Inequality of Development Between Regions of Development in West Papua Province]. Journal of Regional and Rural Development Planning, 2(3), 244.

Sjafrizal. (2012). Ekonomi Wilayah dan Perkotaan. Rajawali Pers.

Sukma, S. M. (2021). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Jumlah Penduduk, dan Pendidikan terhadap Ketimpangan Pendapatan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2014-2019. Universitas Islam Indonesia.

Wahyuni, S., & Andriyani, D. (2022). Pengaruh Inflasi, Jumlah Penduduk Dan Pertumbuhan. Jurnal Ekonomi Regional Unimal, 5(1), 1–9.

Windriyanti, D. L. (2019). Pengaruh PDRB Per Kapita, Jumlah Penduduk, Inflasi dan Kebijakan Dana Desa Terhadap Ketimpangan Pendapatan di Provinsi DI Yogyakarta. Universitas Negeri Semarang.

Wiza, Y., & Puteri, H. E. (2023). Pengaruh PDRB perkapita terhadap disparitas pendapatan provinsi di Indonesia tahun 2017 - 2021 dalam Perspektif Ekonomi Islam. Krigan: Journal of Management and Sharia Business, 1(2), 49–63. https://doi.org/10.30983/krigan.v1i2.7756

Zusanti, R. D., Sasana, H., & Rusmijati, R. (2020). Analisis Pengaruh IPM, Pertumbuhan Ekonomi, dan TPT terhadap Ketimpangan Wilayah di Pulau Jawa 2010-2018. DINAMIC: Directory Journal of Economic, 2(3), 603–615.




DOI: https://doi.org/10.37905/jsep.v4i1.39005

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


                        

Alamat Redaksi Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan: Program Studi Ekonomi Pembangunan, Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Gorontalo. Jalan Jendral Sudirman, Nomor 6, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo 96128, Indonesia. Telp. 0811432884; 08114329905 (Telepon/SMS/WA), E-mail : [email protected]