Status Kesehatan Lamun di Perairan Desa Dulangeya Kecamatan Botumoito Kabupaten Boalemo, Indonesia

Abdul Rahman Abudi, Sri Nuryatin Hamzah, Nuralim Pasisingi

Abstract


Ekosistem lamun memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan produktivitas perairan pesisir, namun menghadapi tekanan antropogenik yang dapat menurunkan kualitas dan keberlanjutannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis lamun dan mengevaluasi status kesehatannya berdasarkan persentase tutupan serta parameter kualitas perairan di Desa Dulangeya, Teluk Tomini. Metode yang digunakan meliputi identifikasi jenis secara visual pada lima stasiun pengamatan, pengukuran persentase tutupan lamun, serta analisis parameter kualitas perairan (suhu, pH, salinitas, nitrat, dan fosfat). Hasil penelitian menunjukkan terdapat sembilan jenis lamun, yaitu Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Enhalus acoroides, Halophila ovalis, Halodule pinifolia, Halodule uninervis, Syringodium isoetifolium, Thalassodendron ciliatum, dan Thalassia hemprichii. Rata-rata tutupan lamun sebesar 58,17% yang termasuk kategori kurang sehat berdasarkan Kepmen LH No. 200 Tahun 2004, dengan Enhalus acoroides sebagai spesies dominan. Parameter kualitas perairan berada dalam kisaran baku mutu yang mendukung pertumbuhan lamun. Hasil ini menunjukkan bahwa kondisi tutupan yang belum optimal diduga lebih dipengaruhi oleh tekanan fisik dan aktivitas antropogenik dibandingkan faktor kualitas air. Penelitian ini menegaskan pentingnya monitoring dan pengelolaan berkelanjutan untuk menjaga fungsi ekologis padang lamun di Teluk Tomini.

Keywords


Tutupan Lamun; Status Kesehatan; Kualitas Perairan; Desa Dulangeya; Teluk Tomini

References


Adim, M. (2016). Studi Struktur Komunitas Lamun di Perairan Pulau Dufa-Dufa Kota Ternate. Jurnal Akuakultur Tropika, 1(1), 25–33.

Anggraini, R., Kasim, F., & Panigoro, C. (2025). Keanekaragaman dan Kerapatan Jenis Lamun di Desa Tontayuo Kecamatan Batudaa Pantai Teluk Tomini. Nikè: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 13(3), 109-115.

Aji, F. B., Febrianto, S., & Afiati, N. (2020). Estimasi Stok Karbon Di Padang Lamun Pulau Nyamuk Dan Pulau Kemujan, Balai Taman Nasional Karimunjawa, Jepara. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 12(3), 805-819. https://doi.org/10.29244/jitkt.v12i3.31505

Antadi, M. R., Habibie, S. A., & Kasim, F. (2025). Komposisi Jenis dan Kerapatan Lamun (Seagrass) di Perairan Desa Tapadaa Kecamatan Botumoito Kabupaten Boalemo. Nikè: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 13(1), 022-031.

Deval, M. C. and Deniz, T. (2025). Population Dynamics of the Widespread Alien Decapod Species, Brown Shrimp (Penaeus aztecus), in the Mediterranean Sea. Animals, 15(4), 561. https://doi.org/10.3390/ani15040561

Habibie, S. A., Hamzah, S. N., Sentia, S., Abas, N., & Hasyim, D. (2025). Kesehatan Lamun di Teluk Tomini: Indikator Kualitas Lingkungan Perairan Gorontalo. Buletin Oseanografi Marina, 14(3), 438-448. https://doi.org/10.14710/buloma.v14i3.70254

Kepmen LH. (2004). Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 200 Tahun 2004 tentang Kriteria Baku Kerusakan Lamun. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup.

Khin, L. V., Hùng, N. V., Tác, V. V., Quang, P. V., Nhu, L. T. H., Ha, T. T., … & Minh-Thu, P. (2022). Evaluation of Water Column Correction Methods in Mapping Seagrass Bed Using Remote Sensing Data in Khanh Hoa Province, Vietnam. Journal of Geography Environment and Earth Science International, 38-46. https://doi.org/10.9734/jgeesi/2022/v26i730362

Kordi, M. G. H. (2018). Budidaya dan Konservasi Lamun. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Listiawati, V. and Kurihara, H. (2021). Ocean warming and acidification modify top-down and bottom-up control in a tropical seagrass ecosystem. Scientific Reports, 11(1). https://doi.org/10.1038/s41598-021-92989-0

Manuputty, G., Ratuluhain, E., & Noya, Y. (2023). Pengenalan Ekosistem dan Sumberdaya Pesisir bagi Siswa Sekolah Minggu Sektor Latta Jemaat Gpm Rumahtiga Kota Ambon. Hirono Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 28-37. https://doi.org/10.55984/hirono.v3i1.133

Monita, D., Endrawati, H., & Riniatsih, I. (2021). Bioekologi Lamun di Perairan Teluk Awur, Jepara, Jawa Tengah. Journal of Marine Research, 10(2), 165-174. https://doi.org/10.14710/jmr.v10i2.29223

Ningrum, K., Endrawati, H., & Riniatsih, I. (2020). Simpanan Karbon pada Ekosistem Lamun di Perairan Alang-Alang dan Perairan Pancuran Karimunjawa, Jawa Tengah. Journal of Marine Research, 9(3), 289-295. https://doi.org/10.14710/jmr.v9i3.27558

Osman, M. E., Abo-Shady, A. M., Elshobary, M. E., El-Ghafar, M. O. A., Hanelt, D., & Abomohra, A. E. (2023). Exploring the Prospects of Fermenting/Co-Fermenting Marine Biomass for Enhanced Bioethanol Production. Fermentation, 9(11), 934. https://doi.org/10.3390/fermentation9110934

Pelafu, R. E. P., Wagey, B. T., Paruntu, C. P., Tilaar, S. O., Windarto, A. B., & Tilaar, F. F. (2022). Struktur Komunitas Padang Lamun Di Perairan Bulutui Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 10(2), 110-122. https://doi.org/10.35800/jplt.10.2.2022.54974

Pramesti, R., Subagiyo, S., Setyati, W., & Buana, T. (2021). Potensi Padang Lamun (Thalassia hemprichii) sebagai Penyimpan dan Penyerap Karbon di Pantai Krakal, Gunungkidul, Yogyakarta. Buletin Oseanografi Marina, 10(3), 283-290. https://doi.org/10.14710/buloma.v10i3.36758

Rahmawati, L., Muslim, S., & Fadillah, R. (2014). Struktur Komunitas Lamun di Perairan Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara. Jurnal Ilmiah Platax, 2(1), 18–25.

Rais, M., Inaku, D. F., Moka, W., Mashoreng, S., Satari, D. Y., & Rukminasari, N. (2023). Estimasi Stok Karbon Padang Lamun menggunakan Citra Spot-7 di Perairan Pulau Kodingarenglompo, Sangkarrang, Kota Makassar. Jurnal Kelautan Tropis, 26(2), 387-398. https://doi.org/10.14710/jkt.v26i2.16496

Rasyid, N., Munir, M., Andryan, D., Bengen, D. G., & Subhan, B. (2022). Assessment of marine debris in seagrass beds of Pramuka Island, Kepulauan Seribu. IOP Conference Series Earth and Environmental Science, 967(1), 012014. https://doi.org/10.1088/1755-1315/967/1/012014

Serra, T., Gracias, N., & Hendriks, I. E. (2020). Fragmentation in Seagrass Canopies Can Alter Hydrodynamics and Sediment Deposition Rates. Water, 12(12), 3473. https://doi.org/10.3390/w12123473

Sipayung, S., Sondak, C., Warouw, V., Rimper, J., Kemer, K., Mamuaja, J., & Tilaar, F. (2023). Kondisi Kesehatan Padang Lamun di Perairan Lantung Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 11(1), 29-37. https://doi.org/10.35800/jplt.11.1.2023.53098

Supratman, O., Adi, W., Muftiadi, M. R., Henri, H., & Pamungkas, A. (2023). Kondisi dan Status Kesehatan Ekosistem Padang Lamun di Pulau Bangka Bagian Selatan, Kepulauan Bangka Belitung. Buletin Oseanografi Marina, 13(1), 91-99. https://doi.org/10.14710/buloma.v13i1.56615

Tasabaramo, I. A. and Nugraha, A. H. (2023). Abundance and Biodiversity of Benthic Infauna at Seagrass Ecosystem in Three Small Islands of Northern Papua, Indonesia: Liki Island, Meossu Island and Befondi Island. IOP Conference Series Earth and Environmental Science, 1148(1), 012022. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1148/1/012022

Umar, O., Hamzah, S. N., Hamzah, S. N., Hasim, H., & Hasim, H. (2025). Pengelolaan Ekosistem Lamun dengan Pendekatan Sistem Ekologi di Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Biluhu Timur. Buletin Oseanografi Marina, 14(2), 223-230. https://doi.org/10.14710/buloma.v14i2.66602

Wan, D. (2023). Research Progress on Degradation Factors and Restoration Technologies of Seagrass Beds. Oajrc Environmental Science, 4(1), 40-44. https://doi.org/10.26855/oajrces.2023.06.006

Wiratama, I. (2021). Metode Transplantasi Padang Lamun Di Indonesia. jeco, 1(1), 9-16. https://doi.org/10.36733/jeco.v1i1.1747

Zulkifli, D., Triyono, H., Suharti, R., Jabbar, M., Bramana, A., Rahayu, S., & Herawati, L. (2022). Pengukuran Stok Karbon Ekosistem Lamun Di Kawasan Taman Nasional Baluran, Jawa Timur. Jurnal Kelautan Tropis, 25(3), 358-368. https://doi.org/10.14710/jkt.v25i3.13520




DOI: https://doi.org/10.37905/nj.v13i4.32019

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 The NIKé Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

NIKé Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan (e-ISSN: 2722-5836) by Faculty of Marine and Fisheries Technology Universitas Negeri Gorontalo is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License. Powered by Public Knowledge Project OJS. 


Editorial Office


Faculty of Marine and Fisheries Technology , Universitas Negeri Gorontalo
Jl. Jend. Sudirman, Dulalowo Timur, Kota Tengah, Kota Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
Email: [email protected].