Distribusi Hasil Tangkapan Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) Di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara

Aulia Mutmainnah Baruadi, Alfi Sahri Remi Baruadi, Siti Nursinar

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alur distribusi, persentase wilayah pemasaran, margin pemasaran, serta efisiensi distribusi ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi dari 74 responden yang terdiri dari nelayan, pengepul, pedagang besar, dan pengecer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jalur utama distribusi ikan, dengan pengepul memperoleh margin pemasaran tertinggi sebesar Rp 8.500 per kilogram. Persentase distribusi wilayah terbesar terjadi di Kecamatan Paguyaman (26,7%) dan Gentuma (22,03%) untuk wilayah lokal, serta Bitung (52,38%) dan Manado (47,62%) untuk distribusi luar daerah. Efisiensi distribusi ditentukan oleh panjang jalur pemasaran, biaya operasional, dan fasilitas pendukung seperti alat pendingin dan transportasi. Distribusi yang lebih singkat memberikan dampak positif terhadap pendapatan nelayan dan kestabilan harga di pasar. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan distribusi secara optimal guna mendukung keberlanjutan usaha perikanan tangkap di wilayah pesisir.

Keywords


Ikan Cakalang, Alur Distribusi, PPN Kwandang, Gorontalo Utara

References


Ali, M. (1987). Strategi penelitian pendidikan. Bandung: Angkasa.

Ferdian, F., Maulina, I., & Rosidah, R. (2012). Analisis permintaan ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) konsumsi di Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu. Jurnal Perikanan dan Kelautan Unpad, 3(4), 93–98.

Huda, M., Solihin, I., & Lubis, E. (2015). Tingkat efisien pemasaran ikan laut segar di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 6(1), 91–104.

Lubis, E. (2004). Pelabuhan perikanan dan sistem distribusi hasil tangkapan. Jakarta: Departemen Kelautan dan Perikanan.

Rahmawati, R. (2020). Analisis distribusi dan strategi pemasaran ikan cakalang di Pelabuhan Perikanan Nusantara. Jurnal Ekonomi Perikanan dan Kelautan, 5(1), 13–21.

Riana, I. G., Suryaningsih, A. A., & Wijaya, A. M. (2014). Alur distribusi hasil perikanan sebagai penggerak ekonomi wilayah. Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan, 9(2), 112–121.

Setyawan, H., Ramadhan, M. R., & Febriani, I. (2020). Analisis efisiensi pemasaran ikan cakalang di PPI Dufa-Dufa Kota Ternate. Jurnal Perikanan dan Kelautan Tropis, 12(2), 147–158.

Subyarto. (2002). Efisiensi distribusi pangan di Indonesia. Dalam Sudana, I. W. (2019). Pemasaran produk perikanan. Jakarta: Penerbit Bahari Nusantara.

Sudana, I. W. (2019). Pemasaran produk perikanan. Jakarta: Penerbit Bahari Nusantara.

Talib, R. (2018). Peranan distribusi ikan cakalang dalam mendorong ketersediaan bahan baku industri. Jurnal Ekonomi Kelautan, 10(1), 45–53.

Utama, Y. (2023). Pengaruh distribusi dan aksesibilitas terhadap efektivitas pemasaran ikan segar. Jurnal Inovasi Pemasaran, 8(2), 87–95.




DOI: https://doi.org/10.37905/nj.v13i4.33913

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 The NIKé Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

NIKé Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan (e-ISSN: 2722-5836) by Faculty of Marine and Fisheries Technology Universitas Negeri Gorontalo is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License. Powered by Public Knowledge Project OJS. 


Editorial Office


Faculty of Marine and Fisheries Technology , Universitas Negeri Gorontalo
Jl. Jend. Sudirman, Dulalowo Timur, Kota Tengah, Kota Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
Email: [email protected].