Kandungan Karagenan Dan Kekuatan Gel (Kappaphycus alvarezii) Hasil Budidaya Teknologi Kultur Jaringan Secara Massal Basmingro

Rully Tuiyo, Zulkifli Arsalam MoO

Abstract


Rumput laut merupakan salah satu tanaman laut yang tumbuh dan tersebar di seluruh wilayah perairan Gorontalo terutama di perairan Gorontalo Utara. Penurunan produksi rumput laut disebabkan bibit yang digunakan sudah mengalami penurunan kualitas dan kuantitas, maka perlu digunakan teknik kultur jaringan secara massal basmingro dalam budidaya upaya peningkatan produksi rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan karagenan dan kekuatan gel hasil budidaya rumput laut (Kappaphycus alvarezii) dengan menggunakan teknologi kultur jaringan secara massal basmingro. Penelitian ini terdiri atas pengujian karegenan dan kekuatan gel hasil panen rumput laut. Hasil penelitian menunjukkan kandungan karagenan K. alvareziĀ  kultur jaringan yaitu 34%, dan rumput laut non kultur jaringan 31,05%. Kekuatan gel rumput laut kultur jaringan 496,36 g/cm2, dan rumput laut non kultur jaringan 406,59 g/cm2. Hal ini menunjukkan bahwa teknik kultur jaringan secara massal basmingro dapat meningkatkan kualitas dari rumput laut.


Keywords


mutu rumput laut; kultur jaringan; gorontalo utara; kekuatan gel; karagenan

Full Text:

PDF

References


Afandi, A., Nirmala, K., & Budiardi, T. (2015). Produksi, rendemen dan kekuatan gel tiga varietas rumput laut Kappaphycus alvarezii yang dibudidaya dengan metode long line. Jurnal Kelautan Nasional, 10(1), 45-53.

Armin, Aslan, L. O. M., & Patadjai, A. B. (2020) Steak Menggunakan Dua Sumber Bibit Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) Yang Berbeda. Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan, 4(1),12-21.

Baiq Sri Ismariani, B. S. I., Aluh Nikmatullah, A. N., & Nunik Cokrowati, N. C. (2019) Pertumbuhan Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) Hasil Kultur Jaringan Yang Ditanam Dengan Berat Bibit Yang Berbeda. Jurnal Perikanan, 9(1), 93-100

Bambang Priono. (2013). Budidaya Rumput Laut Dalam Upaya Peningkatan Industrialisasi Perikanan. eJurnal Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan.

Campo, V.L., Kawano, D.F., Junior, D.B.S., & Carcalho, I. (2009.) Carrageenans: Biological Properties, Chemichal Modifiactions and structural Analysis. A Review. Carbohydrate Polymer ,77,167-180.

Cokrowati, N., Diniarti, N., Setyowati, D. N. A., & Mukhlis, A. (2020). Pertumbuhan Rumput Laut Lokal Dan Rumput Laut Hasil Kultur Jaringan Performance Growth Of Local And Tissue Culture Seaweed Kappaphycus alvarezii. Journal of Fisheries and Marine Research, 4(1), 61-65.

Dwimayasanti, R. (2018). Kualitas Karagenan dari Rumput Laut Kappaphycus alvarezii pada Lokasi Berbeda di Perairan Maluku Tenggara. Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, 13(1), 21-31.

Failu, I., Supriyono, E., & Suseno, S. H. (2016). Peningkatan Kualitas Karagenan Rumput Laut Kappaphycus Alvarezii Dengan Metode Budidaya Keranjang Jaring. Jurnal Akuakultur Indonesia, 15(2), 124-131.

Harahap, A., Pramesti, & R., Ridlo, A. (2022). Pertumbuhan Rumput Laut Gracilaria sp. Terhadap Variasi Dosis Media Walne. Journal of Marine Research, 11(3), 557-566.

Ismariani, B. S., Nikmatullah, A., & Cokrowati, N. (2019). Pertumbuhan Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) Hasil Kultur Jaringan Yang Ditanam Dengan Berat Bibit Yang Berbeda. Jurnal Perikanan, 9(1), 93-100.

Kasmiati, Fachrudi, L., Alam, J. F., Mulyani, A., Said, R. D., & Suryani. (2021). Paradigma Baru Pengelolaan Rumput Laut Menggunakan Pupuk Padat Organik. Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Dan Pengembangan Daerah. Provinsi Sulawesi Selatan.

Maghfiroh, Y. (2016). Pengaruh Penggunaan Isopropanol Dengan Konsentrasi Yang Berbeda Terhadap Nilai Rendemen Karaginan Yang di Ekstrak Dari Rumput Laut Halymenia durvillei. [Skripsi] Universitas Airlangga. Surabaya.

Sulistyaningsih, S., & Suryaningsih, Y. (2021). Pengembangan Rumput Laut Berbasis Kultur Jaringan Di Besuki. CERMIN Jurnal Penelitian, 5(1), 159-168.

Wenno, M. R. (2009). Karakteristik Fisiko Kimia Karaginan dari Eucheuma cottoni pada Berbagai Bagian Thalus, Berat Bibit dan Umur Panen. [Tesis]. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Wenno, M. R., Thenu, J. L., & Lopulalan, C. G. C. (2012). Karakteristik Kappa Karaginan Dari Kappaphycus alvarezii Pada Berbagai Umur Panen.Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, 7(1), 61-67.




DOI: https://doi.org/10.37905/jfpj.v5i1.17335

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Rully Tuiyo

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.