PERBANDINGAN MUTU HASIL UJI LABORATORIUM DAN HASIL SCALE UP SNACK FOOD BARS BERBAHAN DASAR TEPUNG PISANG GOROHO (MUSA ACUMINAFE, SP) DENGAN PENAMBAHAN GULA AREN

Isnawaty Haasim, Marleni Limonu, Siti Aisa Liputo, Purnama Ningsih S. Maspeke

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan mutu produk snack food bars berbahan dasar tepung tepung pisang goroho dengan penambahan gula aren antara skala laboratorium dan setelah peningkatan skala, mengetahui karakteristik kimia, organoleptik produk snack food bars berbahan dasar tepung pisang goroho dengan penambahan gula aren setelah peningkatan skala. Tahapan penelitian ini diawali dengan persiapan bahan baku, tahapan pembuatan snack food bar dan tahap peningkatan skala. Selanjutnya  tahap analisis kimia dan organoleptik. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan 4 perlakuan pada peningkatan skala yaitu 20x, 25x, 30x, dan 35x dan 3 kali ulangan, apabila ada perbedaan nyata antara perlakuan, maka akan dilanjutkan dengan uji beda Duncan Multiple Range (DMRT). Data analisis peningkatan skala kemudian dibandingkan dengan data analisis pada skala laboratorium. Hasil penelitian menunjukan formulasi snack food bars skala laboratorium tidak berbeda namun tidak signifikan dengan snack food bars peningkatan skala terhadap nilai proksimat, organoleptik, maupun total energi. Karakteristik organoleptik, penigkatan skala snack food bars tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap warna, tekstur, aroma dan rasa, untuk analisis proksimat peningkatan skala tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar protein, kadar lemak, kadar air, kadar karbohidrat dan kadar abu, serta total energi snack food bars meningkat seiring dengan peningkatan skala, yaitu sebesar 20 kali (66,82), 25 kali (66,21), 30 kali (65,99) dan 35 kali (64,84) namun tidak memberikan pengaruh signifikan, dan sudah memenuhi syarat dengan total kalori 70 kkl, yang dapat dikonsumsi 2-3 bar dalam sehari untuk memenuhi kebutuhan makanan selingan yaitu 10-15% dari total kebutuhan kalori harian.

Keywords


Peningkatan skala ( Scale Up), Snack food bar,Tepung pisang goroho.

Full Text:

PDF

References


Arsa M, (2016). Proses Pencoklatan (Browning Process) pada Bahan Pangan. Jurnal. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Udayana : Denpasar

Ferdiana, G.F. (2016). Kualitas Biskuit Dengan Kombinasi Tepung Pisang Kepok Putih (Musa paradisiaca forma typica) Dan Tepung Tempe. Skripsi. Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Fakultas Teknobiologi. Program Studi Biologi:Yogyakarta.

Kasim R, L Ahmad, S Une, Y Bait, SA Liputo. (2017). Characterization of Snack Food Bars Made of Nixtamalized Corn Flour and Flour of Nike Fish for Emergency Food. (Journal) Volume 5 Issue. Food Science and Technology Departement, Faculty of Agriculture, Gorontalo State University.

Lamusu, D. (2018). Uji organoleptik jalangkote ubi jalar ungu (ipomoea batatas L) sebagai upaya diversifikasi pangan. Jurnal Vol 3 (1). Program studi agroteknologi, Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah.

Liputo SA, R Kasim, M Limonu, N Abdullah, S Kadir. (2019). The Formulation, Characterization and Determination of Glycemic Index of Snack Barst Made from Goroho Banana Flour with Added – Palm Sugar. Journal Volume 4 Issue 2. Food Science and Technology Departement, Faculty of Agriculture, Gorontalo State University.

Negara JK, AK Sio, Rifkhan, M Arifin, AY Oktaviana, RRS Wihansah, M Yusuf. (2016). Aspek Mikrobiologi Serta Sensori (Rasa, Warna , Tekstur, Aroma) Pada Dua Bentuk Penyajian Keju Yang Berbeda. Jurnal Vol 04 No 2. Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.

Noor TF. (2012). Pemanfaatan Tepung Beras Ampas Tahu Pada Pembuatan Produk Cookies (Chocolate Cookies, Bulan Sabit Cookies, dan Pie Lemon Cookies. Proyek Akhir Yogyakarta : Universitas Negeri Yogyakarta.

Palupi, N.S., F.R. Zakaria, dan E. Prangdimurti. (2007). Pengaruh Pengolahan terhadap Nilai Gizi Pangan. Modul e-Learning ENBP, Departemen Ilmu danTeknologi Pangan-Fateta Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Rachmania AR, F Nisma, E Mayangsari. (2013). Ekstrasi Gelatin Dari Tulang Ikan Tenggiri Melalui Proses Hidrolisis Menggunakan Larutan Basa. Jurnal. Media Farmasi, Vol 10 No.2. Jurusan Farmasi UHAMKA. Jakarta

Samauna NU. (2016). Uji Indeks Glikemik dan Beban Glikemik permen Lunak Gula Aren dengan Penambahan Rumput Laut (Eucheuma cottoni) [Skripsi]. Universitas Negeri Gorontalo.

Sayangbati F. (2012). Karakteristik Fisiko kimia Biskuit Berbahan Baku Tepung Pisang Goroho (Musaacuminate Sp) [Skripsi]. Fakultas Pertanian. Unstrat. Manado.

Ummah, R., Probosari, E,. Anjani , G., & Afifah DN. (2020). Komposisi Proksimat, Kandungan Kalsium Dan Karakteristik Organoleptik Snack Bar Pisang Raja Dan Kacang Kedelai Sebagai Alternatife Makanan Selingan Balita. Warta IHP, journal of agro-based industry Vol 37 (2) 162-170.

Wati, R. (2013). Pengaruh Penggunaan Tepung Ampas Tahu Sebagai Bahan Komposit Terhadap Kualitas Kue Kering Lidah Kucing. Skripsi. Teknologi Jasa Dan Produksi. Universitas Negeri Semarang.




DOI: https://doi.org/10.37905/jjft.v8i01.12487

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jambura Journal of Food Technology

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.