PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH NAGA (Hylocereus polirhyzus) DALAM PEMBUATAN TEH CELUP DENGAN PENAMBAHAN BUBUK DAUN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb)

Hermawan Hermawan, Lisna Ahmad, Siti Aisa Liputo, Arif Murtaqi Akhmad Mutsyahidan, Zainudin Antuli

Abstract


Kulit buah naga super merah (Hylocereus polyrhizus) dapat dimanfaatkan  sebagai produk yang bisa dikonsumsi seperti teh herbal, dan dapat menjadi alternative produk yang bermanfaat untuk kesehatan. Formulasi yang digunakan pada penelitian ini adalah bubuk kulit buah naga kering (Hylocereus polyrhizus) dan bubuk daun pandan wangi (Pandanus amarillifolius Roxb) karena memiliki kandungan minyak atsiri sehingga mampu menutupi aroma langu yang berasal dari kulit buah naga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk daun pandan terhadap karakteristik kimia dan organoleptik teh kulit buah naga merah. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan 3 perlakuan yaitu P0: 4,3 g bubuk teh kulit buah naga merah + 0,7 g bubuk daun pandan, P1: 4,2 g bubuk teh kulit buah naga + 0,8 g bubuk daun pandan, P2: 4,1 g bubuk teh kulit buah naga merah + 0,9 g bubuk daun pandan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA). Data diolah menggunakan aplikasi SPSS v.16 dan Microsoft excel 2007. Daun pandan memberikan pengaruh yang berbeda terhadap aktivitas  antioksidan (39,06 s.d 67,49 ppm) , kadar air (7,28% s.d 10,03%) dan kadar abu (1,29% s.d 2,22%). Kosentrasi penambahan bubuk daun pandan memberikan pengaruh yang nyata terhadap tingkat kesukaan panelis terhadap rasa dan aroma teh kulit buah naga, tetapi tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap warna teh kulit buah naga. Dari hasil penelitian menunjukkan bahawa perlakuan terbaik yaitu konsentrasi 18%.

Keywords


Daun Pandan Wangi, kulit buah naga, teh celup.

Full Text:

PDF

References


Adri, D., & Hersoelistyorini, W. (2013). Aktivitas Antioksidan Dan Sifat Organoleptik Teh Daun Sirsak (Annona Muricata Linn.) Berdasarkan Variasi Lama Pengeringan. Jurnal Pangan Dan Gizi, 04(07), 1-12.

Angraiyati, D., & Hamzah, And F. (2017). Lama Pengeringan Pada Pembuatan Teh Herbal Daun Pandan Wangi (Pandanus Amarylifolius Roxb.,) Terhadap Aktivitas Antioksidan. Jom Faperta, 4(1), 1-12.

Bachtiar, R., Warkoyo, & Winarsih, S. (2022). Pengaruh Konsentrasi Sari Daun Pandan Wangi (Pandanus Amaryllifolius) Dan Metode Pemanasan Terhadap Karakteristik Fisikokimia Sari Kedelai Devon I. Food Technology And Halal Science Journal, 5(2), 232-243.

Kusumaningrum, R., Supriadi, A., & Hanggita, S. R. . (2020). Karakteristik Dan Mutu Teh Bunga Lotus. Fishtech, 1(2), 9-21.

Lestari, M., Rusliana, E., Saleh, M., & Rasulu, H. (2018). Sifat Kimia Dan Organoleptik Teh Herbal Daun Pala. Techno : Jurnal Penelitian, 07(2), 177-190.

Lisa, M., Lutfi, M., & Susilo, B. (2015). Pengaruh Suhu Dan Lama Pengeringan Terhadap Mutu Tepung Jamur Tiram Putih (Plaerotus Ostreatus). Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis Dan Biosistem, 3(3), 270-279. Https://Jkptb.Ub.Ac.Id/Index.Php/Jkptb/Article/View/293

Magaretta, S., Handayani, S. Dewi, Indraswati, N., & Hindarso, H. (2011). Ekstraksi Senyawa Phenolic Pandanus Amaryllifolius. Widya Teknik, 10(1), 21-30.

Marsell, P., Simal, R., & Warella, J. C. (2021). Analisis Kadar Air Dan Kadar Abu Teh Berbahan Dasar Daun Lamun ( Enhalus Acoroides). Jurnal Biologi Pendidikan Dan Terapan, 8(1), 16-21.

Nurhidayah, Soekendarsi, E., & Erviani, A. E. (2019). Kandungan Kolagen Sisik Ikan Bandeng (Chanos-Chanos) Dan Sisik Ikan Nilla (Oreochromis Niloticus). Biologi Makassar, 4(1), 39-47.

Nursamsi, A., Kusmayadi, A., & Wulansari, Dan P. D. (2021). Penambahan Infusa Daun Pandan Wangi (Pandanus Amaryllifolius Roxb.) Terhadap Kualitas Kefir Susu Sapi Ditinjau Dari Ph, Kadar Air, Total Padatan Dan Properti Fisik. Jurnal Sains Peternakan Nusantara, 01(3), 13-20.

Rahmawati, A. M., & Sarif, L. M. (2012). Analisis Aktivitas Antioksidan Produk Sirup Buah Mengkudu ( Morinda Citrifolia L .) Dengan Metode Dpph. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 2(2), 97-101.

Sine, Y., & Soetarto, E. S. (2018). Perubahan Kadar Vitamin Dan Mineral Pada Fermentasi Tempe Gude (Cajanus Cajan L.). Jurnal Saintek Lahan Kering, 1(1), 1-3. Https://Doi.Org/10.32938/Slk.V1i1.414

Suneth, N. A., & Tuapattinaya, P. M. . (2016). Uji Organoleptik Selai Buah Salak (Salacca Edulis Reinw) Berdasarkan Penambahan Gula. Biopendix: Jurnal Biologi, Pendidikan Dan Terapan, 3(1), 40-45. Https://Doi.Org/10.30598/Biopendixvol3issue1page40-45

Suryani, C. L., Murti, S. T. C., Ardiyan, A., & Setyowati, A. (2018). Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Pandan (Pandanus Amaryllifolius) Dan Fraksi-Fraksinya. Agritech, 37(3), 271. Https://Doi.Org/10.22146/Agritech.11312

Tanjung, R., Hamzah, F., & Efendi, R. (2016). Fermentation Time On The Quality Of The Tea Leaves Of The Soursop ( Annona Muricata L .). Jom Faperta Ur, 3(2), 1-9.

Yasin, N. (2018). Pengaruh Penambahan Tepung Pisang Pada Pembuatan Kerupuk. Gorontalo Agriculture Technology Journal, 1(1), 49. Https://Doi.Org/10.32662/Gatj.V1i1.167




DOI: https://doi.org/10.37905/jjft.v8i01.20806

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Hermawan Hermawan, Lisna Ahmad, Siti Aisa Liputo

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.