PEMANFAATAN DAUN SACHA INCHI (Plukenetia volubilis L) DALAM PEMBUATAN TEH HERBAL DENGAN VARIASI SUHU DAN LAMA PENGERINGAN

Moh Fahri Mooduto, Rahmiyati Kasim, Yuszda K Salimi, Widya Rahmawaty Saman

Abstract


Daun Sacha Inchi (Plukenetia volubilis L) merupakan tanaman rambat yang tumbuh dengan baik di daerah tropis dan subtropis. Daun sacha inchi terkenal dengan kandungan nutrisinya yang tinggi dan banyak senyawa bioaktif yaitu asam lemak, omega-3, serat, alkaloit,flavonoid, triterpenoid,tanin,saponin,dan aktivitas antioksidan.daun sacha inchi memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, antikanker, dan antibakteri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh variasi suhu pengeringan terhadap karakteristik kimia dantingkat kesukaan panelis terhadap teh herbal daun sacha inchi. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 Faktor yang perbedaan suhu dan waktu pengeringan dan 3 ulangan di setiap perlakuan. Data analisis dengan uji statistik Analisis of variance (ANOVA) dan hasil ini menunjukan bahwa, Hasil penelitian nilai kadar air yaitu 4,4%– 9,7%. Pada teh harbal daun sacha inchi mengendung positif tanin, total fenol 6,36–13,27 mgGAE/g. Aktivitas antioksidan 42,81–120,65 ppm. analisis uji organoleptik warna 4,23–5,80 aroma 3,40–5,63, dan rasa 4,40–5,70.maka dilanjutkan dengan uji Dunce Multiple Range Test (DMRT). bahwa Teh Herbal Daun Sacha Inchi memberikan pengaruh nyata terhadap aktivitas antioksidan, total fenol, uji organoleptik warna, aroma, dan rasa tetapi tak berpengaruh nyata terhadap kadar airDaun Sacha Inchi (Plukenetia volubilis L) merupakan tanaman rambat yang tumbuh dengan baik di daerah tropis dan subtropis. Daun sacha inchi terkenal dengan kandungan nutrisinya yang tinggi dan banyak senyawa bioaktif yaitu asam lemak, omega-3, serat, alkaloit,flavonoid, triterpenoid,tanin,saponin,dan aktivitas antioksidan.daun sacha inchi memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, antikanker, dan antibakteri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh variasi suhu pengeringan terhadap karakteristik kimia dantingkat kesukaan panelis terhadap teh herbal daun sacha inchi. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 Faktor yang perbedaan suhu dan waktu pengeringan dan 3 ulangan di setiap perlakuan. Data analisis dengan uji statistik Analisis of variance (ANOVA) dan hasil ini menunjukan bahwa, Hasil penelitian nilai kadar air yaitu 4,4%– 9,7%. Pada teh harbal daun sacha inchi mengendung positif tanin, total fenol 6,36–13,27 mgGAE/g. Aktivitas antioksidan 42,81–120,65 ppm. analisis uji organoleptik warna 4,23–5,80 aroma 3,40–5,63, dan rasa 4,40–5,70.maka dilanjutkan dengan uji Dunce Multiple Range Test (DMRT). bahwa Teh Herbal Daun Sacha Inchi memberikan pengaruh nyata terhadap aktivitas antioksidan, total fenol, uji organoleptik warna, aroma, dan rasa tetapi tak berpengaruh nyata terhadap kadar air

Keywords


Teh Herbal;Daun Sacha Inch; pengeringan

Full Text:

PDF

References


Adri, D., & Hersoelistyorini, W. (2013). Aktivitas Antioksidan dan Sifat Organoleptik Teh Daun Sirsak ( Annona muricata Linn . ) Berdasarkan Variasi Lama Pengeringan Antioxidant Activity and Organoleptic Charecteristic of Soursop ( Annona muricata Linn .) Leaf Tea Based on Variants Time Drying. Jurnal Pangan Dan Gizi, 04(07).

Arquitectura, E. Y., Introducci, T. I. Iv, T., Teatinas, L. A. S., Conclusiones, T. V. I. I., Contemporáneo, P. D. E. U. S. O., Evaluaci, T. V, Ai, F., Jakubiec, J. A., Weeks, D. P. C. C. L. E. Y. N. to K. in 20, Mu, A., Inan, T., Sierra Garriga, C., Library, P. Y., Hom, H., Kong, H., Castilla, N., Uzaimi, A., Waldenström, L. (2015).. Acta Universitatis Agriculturae et Silviculturae.

Agusman. (2013). Pengujian Organoleptik. Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah Semarang. Semarang.

Ayu Martini, N. K., Ayu Ekawati, N. G., & Timur Ina, P. (2020). Pengaruh Suhu Dan Lama Pengeringan Terhadap Karakteristik Teh Bunga Telang (Clitoria ternatea L.). Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan (ITEPA),.

Britany, M. N., & Sumarni, L. (2020). Pembuatan Teh Herbal Dari Daun Kelor Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Selama Pandemi Covid-19 Di Kecamatan Limo. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1–6. http:

Cachique, D. H., Solsol, H. R., Sanchez, M. A. G., López, L. A. A., & Kodahl, N. (2018). Vegetative propagation of the underutilized oilseed crop sacha inchi (Plukenetia volubilis L.). Genetic Resources and Crop Evolution,

Chasquibol, N. A., Gómez-Coca, R. B., Yácono, J. C., Guinda, A., Moreda, W., Del Aguila, C., & Pérez-Camino, M. C. (2022). Markers of quality and genuineness of commercial extra virgin sacha inchi oils. Grasas y Aceites,

Chen, X. X., Tsai, M. Y., Wolynes, P. G., da Rosa, G., Grille, L., Calzada, V., Ahmad, K., Arcon, J. P., Battistini, F., Bayarri, G., Bishop, T., Carloni, P., Cheatham, T. E., Collepardo-Guevara, R., Czub, J., Espinosa, J. R., Galindo-Murillo, R., Harris, S. A., Hospital, A., … Crothers, D. M. (2018).

Dewata, I. P., Wipradnyadewi, P. A. S., & Widarta, I. W. R. (2017). Pengaruh Suhu dan Lama Penyeduhan terhadap Aktivitas Antioksidan dan Sifat Sensoris Teh Daun Alpukat (Persea americana MILL). Itepa,

Dewi, M. K. C. (2016). Penetapan Kandungan Fenolik Total Serbuk Daun Sirsak (Annona muricata L.) Varietas Ratu dan Lokal dan Model Klasifikasi NIR Kemometrik. In Skripsi.

Dewi, N. S. (2021). Kajian etnobotani sirih hijau (Piper betle L.) Berbasis Pengetahuan Lokal Masyarakat Desa Bologarang, Penawangan, Kabupaten Grobogan.

Engelen, A., & Nurhafnita, N. (2019). Pengaruh variasi suhu pengeringan terhadap aktivitas antioksidan. Jurnal Technopreneur(JTech),

Etika, M., & Giyatmi, G. (2020). pengaruh suhu dan lama pengeringan terhadap mutu teh daun ketul (Bidens pilosa L.). Jurnal Teknologi Pangan Dan Kesehatan (The Journal of Food TechnologyandHealth)

Fillianty, F., Wulandari, E., & Utami, M. (2023). Kajian Pengaruh Penyeduhan terhadap Kadar Total Fenol Teh Herbal Biji Ketumbar dan Daun Sirsak. Teknotan,

Fitriana, M., Fitriana, M., Kartika, R., Panggabean, A. S., & Kelua, K. G. (2003).pengaruh penembahan suhu terhadap teh herbal.

Gultom, C. B. P., Runtuwene, M. R. J., & Kamu, V. S. (2023). Pengaruh Suhu Terhadap Kualitas dan Aktivitas Antioksidan Teh Herbal Kulit Buah Matoa ( Pometia pinatta J . R & G . Forst ). Jurnal LPPM Bidang Sains Dan Teknologi,

Indriyani, L. K. D., Wrasiati, L. P., & Suhendra, L. (2021). Kandungan Senyawa Bioaktif Teh Herbal Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) pada Perlakuan Suhu Pengeringan dan Ukuran Partikel. Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Agroindustri,

Jamal, A., Moon, Y. S., & Abdin, M. Z. (2010). Sulphur -a general overview and interaction with nitrogen. Australian Journal of Crop Science,

Kittibunchakul, S., Kemsawasd, V., Hudthagosol, C., Sanporkha, P., Sapwarobol, S., & Suttisansanee, U. (2023). The Effects of Different Roasting Methods on the Phenolic Contents, Antioxidant Potential, and In Vitro Inhibitory ActivitiesofSachaInchiSeeds.Foods

Kusuma, I. G. N. S., Putra, I. N. K., & Darmayanti, L. P. T. (2019). pengeruh suhu pengeringan terhadap aktivitas antioksidan teh herbal kulit kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Ilmu Dan TeknologiPangan(ITEPA)

Kartikasari, DI, & Nisa, FC (2014). Pengaruh penambahan sari buah sirsak dan lama fermentasi terhadap karakteristik fisik dan kimia yoghurt. Jurnal Pangan dan Agroindustri ,

Kusumaningrum, R., Supriadi, A., & R.J, S. H. (2020). Karakteristik dan Mutu Teh Bunga Lotus. Fishtech,




DOI: https://doi.org/10.37905/jjft.v8i01.32705

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Moh Fahri Mooduto, Rahmiyati Kasim, Yuszda K Salimi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.