PEMBUATAN BISKUIT BERBASIS TEPUNG AMPAS SUSU KACANG SACHA INCHI (PLUKENETIA, VOLUBILIS), DENGAN FORTIFIKASI TEPUNG JAGUNG (ZEA MAYS SACCHARATA)
Abstract
Biskuit, merupakan salah satu produk yang, bernilai gizi tinggi, mudah untuk dikonsumsi, dan memiliki, umur simpan yang, lebih lama., Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui, Untuk mengetahui pengaruh, subtitusi tepung ampas kacang sacha inchi dan, tepung jagung manis terhadap nilai karakteristik, kimia,, fisik, dan organoleptik biskuit. Rancangan, yang, digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal, yaitu, perbandingan tepung, ampas kacang, sacha inchi dan tepung, jagung manis ( 100 : 0 g, 70 : 30 g, 50 :50 g, 30 : 70 g). Setiap, perlakuan diulang sebanyak 3 kali ulangan. Analisis data yang digunakan, brupa Analysis, Of variant (ANOVA) dan, di uji, banding Duncan’s Multiple Test (DMRT). Hasil penelitian, Menunjukkan nilai kadar air diperoleh 3.934 – 6.910, kadar lemak 24.923 – 16.293, kadar protein 14.427 – 8.135, kadar serat 1.040 – 0.459, uji fisik warna L* berkisar 51.00 – 25.49, a* 11.37 – 17.26, b* 19.11 – 8.33 kerenyahan 208.33 – 226.23, kemudian dilakukan uji organoleptik dengan parameter warna yang mengHasilkan nilai berkisar 4.67 – 5.03, (Agak Suka), aroma, 4.03 – 5.73 (Netral – ,Suka), rasa 4.03 – 6.03 (Netral – Suka), tekstur 5,73 – 3,73 (Suka - Netral).
Kata Kunci: Ampas Susu Kacang Sacha Inchi, Biskuit, Jagung manis, Tepung
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Chirinos, R., Pedreschi, R., & Campos, D. (2020). Enzyme-assisted hydrolysates from sacha inchi (Plukenetia volubilis) protein with in vitro antioxidant and antihypertensive properties. Journal of Food Processing and Preservation, 44(12), 0–3. https://doi.org/10.1111/jfpp.14969
Estiningtyas, D., & Rustanti, N. (2014). Kandungan Gizi Sosis Substitusi Tepung Tempe Dengan Bahan Pengisi Tepung Ubi Jalar Kuning (Ipomoea Batatas) Dan Bahan Penstabil Ekstrak Rumput Laut (Eucheuma cottonii) Untuk Pmt Ibu Hamil. Journal of Nutrition College, 3(2), 285–292. https://doi.org/10.14710/jnc.v3i2.5118
Gigiringi, F. C., Nurali, E. J. N., & Ludong, M. M. (2022). Yellow Sweet Potato (Ipomea batatas L.) And Red Bean (Phaseolus vulgaris L.) Composite Flour Formulation For Biscuit Making. Jurnal Agroekoteknologi Terapan, 3(2), 325–337. https://doi.org/10.35791/jat.v3i2.44 40
Hardiyanti, H., Kadirman, K., & Rais, M. (2018). Pengaruh substitusi tepung jagung (zea mays l.) Dalam pembuatan cookies. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 2(2), 123. https://doi.org/10.26858/jptp.v2i2.5 67
Haryanto, G. P. (2024). Control Motor Pompa Air Daur Ulang STP Berbasis Arduino dengan Sensor Kelembaban Tanah. Jurnal Media Infotama, 20(2), 706–712. https://doi.org/10.37676/jmi.v20i2.6636
Hutasoit, R. I., Setyowati, N., & Chozin, M. (2020). Pertumbuhan Dan Hasil Delapan Genotipe Jagung Manis Yang Dibudidayakan Secara Organik Di Lahan Rawa Lebak. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 22(1), 45–51. https://doi.org/10.31186/jipi.22.1.45-51
Ismail, N. M., Bait, Y., & Kasim, R. (2023). Pengaruh Perbandingan Tepung Talas Dan Tepung Tapioka Terhadap Karakteristik Kimia Dan Organoleptik Biskuit Bebas Gluten. Jambura Journal of Food Technology, 5(01), 32–44. https://doi.org/10.37905/jjft.v5i01.17203
Istinganah, Miftakhul Rauf, Rusdin Widyaningsih, E. N. (2017). Tingkat kekerasan dan daya terima biskuit dari campuran tepung jagung dan tepung terigu dengan volume air yang proporsional. 10(2), 83–93.
Kaku, S., Bait, Y., Antuli, Z. A. K., Program, ), Pangan, S. T., Pertanian, F., & Gorontalo, U. N. (2025). Diversifikasi pembuatan biskuit bebas gluten menggunakan tepung ampas susu kacang sacha inchi (plukenetia volubillis l). Jambura Journal of Food Technology (JJFT), 7(1), 15–33.
Legowo, J. G. A., Fitriyanti, A. R., Handarsari, E., & Sulistyaningrum, H. (2022). Variasi tepung ubi ungu terhadap kandungan kadar gula, serat kasar dan daya terima pada biskuit Mocaf. Prosiding Seminar Nasional, 5, 1076–1085.
Musita, N. (2016). Kajian Sifat Organoleptik Biskuit Berbahan Baku Tepung Jagung Ternikstamalisasi dan Terigu. Jurnal Dinamika Penelitian Indusri, 27(2), 110–118.
Ningrum, A. S., & Halimah, E. (2022). Narrative Review: Kandungan Kimia Dan Aktivitas Farmakologi Tanaman Sacha Inchi (Plukenetia Volubilis L.). Farmaka, 20(3), 112–122.
Noormansyah, Z., Djuliansah, D., & Heryadi, D. Y. (2023). Pengembanagan sacha inchi dalam rangka penguatan ekonomi dan pengentasan stunting. Jurnal Pengabdian Siliwangi, 9(2), 41–49.
Nurlela, N., Azizah, M., & Suwarnata, A. A. E. (2021). Edukasi Tentang Pangan Fungsional Berbasis Pangan Lokal: Porang Dan Jagung. LOGISTA – Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 241. https://doi.org/10.25077/logista.5.2.241-248.2021
Puspitasari, D., Rejeki, F. S., Wedowati, E. R., Koesriwulandari, & Kadir, A. (2020). Kualitas Biskuit Mp-Asi Dari Tepung Komposit Kimpul-Kacang Tunggak Dan Tepung Sagu Selama Penyimpanan. Journal of Research and Technology, 6(1), 70–80. https://doi.org/10.55732/jrt.v6i1.142
Rafi Umar Raihan, & Feda Anisah Makkiyah. (2024). Manfaat Substitusi Tepung Terigu Dalam Produksi Biskuit. IKRA-ITH Teknologi Jurnal Sains Dan Teknologi, 8(1), 54–60. https://doi.org/10.37817/ikraith teknologi.v8i1.3243
Rianto, Efendi, R., & Zalfiatri, Y. (2017). Pengaruh Penambahan Pektin Terhadap Mutu Selai Jagung Manis (Zea Mays.L). JOM Faperta UR, 4(1), 1–7.
Ristanti, Ety Yuni Asrar, M. Y. L. L. (2023). Mutu Organoleptik dan Gizi Biskuit dengan Subtitusi Tepung Jagung (Zea mays) dan Tepung Kacang Merah (Phaseolus vulgaris). 14(1), 11–19.
Rokana, E., Akbar, M., & Arie, D. (2022). Pengaruh Lama Waktu Pemanasan Terhadap Kualitas Organoleptik Dan Fisik Biskuit Biosuplemen. Moringa" Kelinci (Bbci). Jurnal Buana Sains, 22(3), 1412–1638.
Ruhil Fida. (2022). Uji Hedonik Produk Hard Biscuit Pada Tepung Pisang Dengan Metode Annealing Dan Retrogradasi. Jurnal Prodi Agribisnis, 3(2), 43–50. https://doi.org/10.56869/kaliagri.v3i2.412
Susiloningsih, E. K. B., Nurani, F. P., & Sintadewi, A. T. (2020). Kajian proporsi tepung jagung (zea mays) dan tepung jantung pisang (musa paradisiaca l.) Dengan penambahan kuning telur pada biskuit jagung. Agrointek, 14(2), 122–129. https://doi.org/10.21107/agrointek.v14i2.5867
Thomas Gozali, Ina Siti Nurminabari, Yusep Ikrawan, S. Z. (2022). Karakteristik Produk Foodbar Berbasis Tepung Jagung Nikstamal (Zea Mays L.) Dan Tepung Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris Sp.) Dengan Lama Pemanggangan Yang Berbeda. Pasundan Food Technology Journal, 9(2), 62–67. https://doi.org/10.23969/pftj.v9i2.5943
Wahyudin, A., Ruminta, R., & Nursaripah, S. A. (2017). Pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.) toleran herbisida akibat pemberian berbagai dosis herbisida kalium glifosat. Kultivasi, 15(2), 86–91. https://doi.org/10.24198/kultivasi.v15i2.11867
Yanti, Karimuna, L., & Anashrullah. (2023). Kajian Karakteristik Organoleptik dan Nilai Gizi Biskuit Tinggi Protein Berbasis Tepung Kedelai (Glycine max L. Merril) dan Tepung Umbi Talas. Jurnal Riset Pangan, 1(1), 108–124.
DOI: https://doi.org/10.37905/jjft.v8i01.35917
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 aditya abdullah, adnan engelen, sakinah ahyani dahlan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
