KARAKTERISTIK NUTRISI DAN ORGANOLEPTIK PRODUK CAKE DENGAN SUBTITUSI TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera L.)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik nutrisi dan stabilitas organoleptik cake dengan penambahan tepung daun kelor. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi penambahan tepung daun kelor yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu K1 (kontrol), K2 (10 gram), K3 (15 gram), dan K4 (20 gram). Setiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak tiga kali. Data penelitian diolah menggunakan aplikasi Microsoft Office Excel 2019, yang diperoleh akan dilakukan analisis sidik ragam (Analysis of Variance/ANOVA). Apabila perlakuan berpengaruh nyata, dilakukan uji lanjut Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan mengggunakan aplikasi SPSS versi 20. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa karakteristik cake yang dihasilkan pada penelitian ini dengan nilai rata-rata yang meliputi volume pengembangan berkisar 66 – 105%, kadar air berkisar 21,29 – 29,84%, kadar abu 0,77 – 1,7%, lemak berkisar 12,03 – 17,16%, protein 5,59 – 6,56%, karbohidrat 71,21 – 79,63%, serta kalsium berkisar 41,14 – 75,21%, serta daya terima panelis melalui uji organoleptik terhadap produk cake dengan skor masing-masing yang terdiri dari skor warna 3,9 – 5,97 (netral – suka), skor aroma 3,4 – 5,67 (agak tidak suka – suka), skor cake 3,13 – 6,3 (agak tidak suka – suka), serta skor tekstur 4,33 – 5,4 (netral – agak suka).
Keywords
Full Text:
PDFReferences
DAFTAR PUSTAKA
Augustyn, G.H., Tuhumury, H.C.D., dan
Dahoklory, M. (2017). Pengaruh
Penambahan Tepung Daun Kelor
(Moringa oleifera) Terhadap
Karakteristik Organoleptik dan
Kimia Biskuit Mocaf (Modified
Cassava Flour). AGRITEKNO,
Jurnal Teknologi Pertanian, Vol.
(2).
Burlando B, Verotta L, Cornara L, BottiniMassa E. (2010). Herbal principle
in cosmetics. New York (US): CRC
Press
Damayanti, D. A., Wahyuni, W., & Wena,
M. (2014). Kajian kadar serat,
kalsium, protein, dan sifat
organoleptik chiffon cake berbahan
mocaf sebagai alternatif pengganti
terigu. Teknologi dan Kejuruan:
Jurnal teknologi, Kejuruan dan
Pengajarannya, 37(1).
Fuglie, L. J. (2000). New uses of Moringa
studied in Nicaragua. ECHO
Development Notes, 68, 1-25.
Hasniar, Rais, M., dan Fadilah, R. (2019).
Analisis Kandungan Gizi dan Uji
Organoleptik pada Bakso Tempe
Dengan Penambahan Daun Kelor
(Moringa oleifera). Jurnal
Pendidikan Teknologi Pertanian
Vol. 5.
Hussain, S., F. M. Anjum, M. S. Butt, M.
I. Khan dan A. Asghar. (2006).
Physical and Sensoric Attributes of
Flaxseed Flour Supplemented
Cookies. Journal Biological Turki,
, 87-92.
Ihromi, S., Sulastri, Y., dan Arisandi, F.
(2018). Formulasi Tepung Pisang
dan Tepung Mocaf Terhadap Mutu
Cake. Jurnal AGROTEK, Vol. 5 (2).
Kinasih. (2008). Khasiat dan Manfaat
Daun Kelor. Yogyakarta: Pustaka
Baru Press.
Kurniawati, I., Fitriyya, M. dan Wijayanti.
(2018). Karakteristik Tepung Daun
Kelor Dengan Metode Pengeringan
Sinar Matahari. Prosiding Seminar
Nasional Unimus, Vol. 1.
Loelianda, P., Nafi’, A., dan Windrati,
W.S. (2017). Substitusi Tepung
Labu Kuning (Cucurbita moschata
Durch) dan Koro Pedang (Canavalia
ensiformis L.) Terhadap Terigu pada
Pembuatan Cake. Jurnal
Agroteknologi, Vol. 11 (1).
Mardiah. (2017). Analisa Kadar Kalsium
(Ca) Pada Daun Kelor (Moringa
oleifera). Jurnal Ilmu Alam dan
Lingkungan, 8 (15).
Moyo, B., Masika, P. J., & Muchenje, V.
(2012). Antimicrobial activities of
Moringa oleifera Lam leaf
extracts. African Journal of
Biotechnology, 11(11), 2797-2802.
Noviyanti, N. (2016). Analisis Penilaian
Organoleptik Cake Brownies
Subtitusi Tepung Wikau
Maombo. Jurnal Sains dan
Teknologi Pangan, 1(1).
Prajapati, R.D., Murdia, P.C., Yadav,
C.M., Chaudhary, J.L. (2003).
Nutritive Value of Drumstick
(Moringa oleifera) Leaves in Sheep
and Goats. Indian Journal of Small
Ruminants (2): 136-137.
Saepudin, L., Setiawan, Y., & Sari, P. D.
(2017). Pengaruh perbandingan
substitusi tepung sukun dan tepung
terigu dalam pembuatan roti
manis. AGROSCIENCE, 7(1), 227-
Sauveur, A.S., Broin, M. (2010). Growing
and Processing Moringa Leaves.
Ghana: Moringa Association of
Ghana.
Soekarto, S. T. (1985). Penilaian
organoleptik: untuk industri pangan
dan hasil pertanian. Bhratara Karya
Aksara, Jakarta.
Teixeira, E. M. B., Carvalho, M. R. B.,
Neves, V. A., Silva, M. A., &
Arantes-Pereira, L. (2014).
Chemical characteristics and
fractionation of proteins from
Moringa oleifera Lam. leaves. Food
chemistry, 147, 51-54.
DOI: https://doi.org/10.37905/jjft.v7i03.12555
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Jambura Journal of Food Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
