AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TEH BUNGA TELANG ( Clitoria Ternatea L.) PADA BERBAGAI SUHU PENYEDUHAN
Abstract
ABSTRAK
Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan salah satu tanaman herbal yang dapat digunakan sebagai minuman fungsional berupa teh yang memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan, Total fenol serta Organoleptik teh bunga telang pada berbagai suhu penyeduhan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu suhu penyeduhan 60oC, 70oC, 80oC selama 3 menit. Masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Negeri Gorontalo, dimana tahapan pertama adalah persiapan bahan baku bunga telang yang merupakan bahan dasar pembuatan Teh bunga telang. Data dianalisis dengan uji statistik Analisis Of Variance (ANOVA) pada taraf α=5% menggunakan program Microsoft Excel 2007, dan data analisis yang berbeda nyata diuji dengan menggunakan metode Duncan Multiple Range Test (DMRT) dan aplikasi SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teh bunga telang memberikan pengaruh nyata pada aktivitas antioksidan, warna, aroma. Sedangkan, total fenol, rasa tidak memberikan pengaruh nyata. Teh bunga telang pada berbagai suhu penyeduhan menghasilkan nilai aktivitas antioksidan yang memiliki IC50 sangat kuat pada suhu penyeduhan 80oC sebesar 42,932 ppm, sedangkan pada suhu 60oC memiliki aktivitas antioksidan kuat IC50 sebesar 73,32 ppm, nilai total fenol tertinggi pada suhu penyeduhan 70oC sebesar 1,54 mg/100gr, sedangkan nilai total fenol yang terendah pada suhu penyeduhan 60oC sebesar 1,50 mg/100gr, warna pada suhu penyeduhan 80oC dari segi karakteristik hedonik warna sebesar 5,73 dan rasa sebesar 5,6 sedangkan pada parameter organoleptik aroma yang paling disukai oleh panelis yaitu penyeduhan 60oC yaitu sebesar 5,6 serta penerimaan keseluruhan yang diterima dengan baik.
Kata Kunci : bunga telang, aktivitas antioksidan, total fenol, organoleptik.
Full Text:
PDFReferences
Daftar Pustaka
Adri, D. dan W. Hersoelistyorini. 2013. Aktivitas dan sifat organoleptik teh daun sirsak (Annona muricata Linn) berdasarkan variasi lama pengeringan. Jurnal Pangan dan Gizi. Vol. 04 (07): 1-12
Alnanda, R., D. Ulima, N. Merry, dan S. Purbaningsih 2017. Studi awal pemanfaatan kuntum Clitoria ternatea L. (kembang telang) sebagai pewarna alami makanan. Departemen Biologi, FMIPA UI, Kampus UI Depok, Jawa Barat.
Alzand, KI & Mohamed, MA 2012, "˜Flavonoids : Chemistry, Biochemistry and Antioxidant activity' Journal of Pharmacy Research, Vol.5, no.8, hal. 4013-4020, diakses 8 februari 2018.
Ajisaka. (2012). Teh Dahsyat Khasiatnya. Surabaya; Penerbit Stomata.
Al-Farsi, M., Alasalvar, C., Al-Abid, M., Al-Shoaily, K., Al-Amry, M. Dan Al-Rawahy, F. 2007. Composition and Functional Characteristics of Dates, Syrups, and Their by-products. Food Chemistry, 104:943-947.
Annisa, N., 2019. Potensi Ektrak Bunga Telang (Clitoria ternatea) Sebagai Antioksidan dan Inhibitor Tirosinase. Skripsi, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Budiasih, S. 2017. Kajian potensi farmakologis bunga telang (Clitoria ternatea). Prosiding Seminar Nasional Kimia UNY 2017 Sinergi Penelitian dan Pembelajaran untuk Mendukung Pengembangan Literasi
Ciptadi, W. Dan M. Z. Nasution. 1979. Mempelajari Cara Pemanfaatan Teh Hitam Mutu Rendah untuk Pembuatan Teh Dadak. Institut Pertanian Bogor.
Dewata, I Putu, Wipradnyadewi P. A. S, dan Widarta I. W. R. 2017. Pengaruh Suhu Dan Lama Penyeduhan Terhadap Aktivitas Antioksidan Dan Sifat Sensoris Teh Herbal Daun Alpukat(Persea Americana Mill.)Jurnal ITEPA Vol. 6 No. 2, Tahun 2017
Dalimartha, S. dan Soedibyo, M., 1999, Awet Muda Dengan Tumbuhan Obat dan Diet Suplemen, Trubus Agriwidya, Jakarta.
Fitrayana, C. 2014. Pengaruh lama dan suhu pengeringan terhadap karakteristik teh herbal pare (Momordica Charantia L). Tugas Akhir. Universitas Pasundan Bandung.
Hambali, E.M.Z. Nasution dan E.Herliana. 2005. Membuat Aneka Herbal Tea. (SNI 4324-2014), Penebar Swadaya, Jakarta.
Hartiati, A., S. Mulyani dan D. Pusparini. 2009. Pengaruh preparasi bahan baku rosella dan waktu pemasakan terhadap aktivitas antioksidan sirup bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.). Jurnal Bali: Agrotekno,15(1): 20-24.
Ibrahim, A.M., Yuanianta, dan F.H. Sriherfyana. 2015. Pengaruh suhu dan lama waktu ektraksi terhadap sifat kimia dan fisik pada pembuatan minuman sari jahe merah (Zingiber Officimale var: Rubrum) dengan kombinasi penambahan madu sebagai pemanis.jurnal pangan dan agroindustri. 3(2):530-541.
Jain, T., Jain, V., Pandey, R., Vyas, A., Shukla, S.S., 2009. Mikrowave assisted extraction for phytoconstituent - an overview. AJRC 2, 19-25.
Kazuma K, Noda. N, Suzuki M., (2003), Flavonoid composition related to petal color in different lines of Clitoria ternatea, Phytochem. 64(6):1133-1139.
Kusuma, S., K. Putra, dan T. Darmayanti. 2019. Pengaruh suhu pengeringan terhadap aktivitas antioksidan teh herbal kulit kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan Vol: 8(1): 85-93
Lakshmi, CHN., Raju BDP., Madhavi, T., and Sushma, NJ., Identification Of Bioactive Compounds By Ftir Analysis And In Vitro Antioxidant Activity Of Clitoria Ternatea Leaf And Flower Extracts, Indo Am. J. Pharm. Res., 2014. Vol 4, Issue 09, 2014. ISSN NO: 2231-6876.
Manjula, P., Mohan, CH, Sreekanth, D., Keerthi, B., and Prathibhadevi, B., 2013, Phytochemical Analysis of Clitoria ternatea Linn., A Valuable Medicinal Plant, J. Indian Bot Soc, 92, 137-178.
Muawanah, A. 2012. Penggunaan bunga kecombrang (Etlingera elatior) dalam proses formulasi permen jelly. Jakarta: Valensi, 2 (4): 526-527.
Muchtadi, T.R. 1990. Emulsi bahan pangan. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi. Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Nindyasari, S. 2012. Pengaruh suhu dan waktu penyeduhan Teh Hijau (Camellia sinensis) serta proses pencernaan In Vitro terhadap Aktivitas Inhibisi Lipase. Skripsi. Tidak dipublikasikan. Fakultas Teknologi Pertanian IPB, Bogor.
Parwata, I.N.A., N. Kusumawati dan N. Suryani. 2016. Pertumbuhan dan produksi hijauan kembang telang (Clitoria ternatea) pada berbagai level aplikasi pupuk bio-slurry. Journal of Tropical Animal Science 4(1): 142-155.
Pribadi, I., M.Da'i, dan W. Utami. 2008. Uji Aktivitas Antiradikal Buah Psidium guajava L. Dengan Metode DPPH (1,1-Difenil-2-Pikril Hidrazil) serta Penetapan Kadar Fenolik dan Flavonoid. Dalam Jurnal Farmasi Indonesia Pharmacon. 9(2):52-56.
Putri, D.D., D.E. Nurmagustina, dan A.A., Chandra. 2014. Kandungan total fenol dan aktifitas antibakteri kelopak buah rosela merah dan ungu sebagai kandidat feed additive alami pada boiler. Jurnal penelitian pertanian terapan. 14(3):174-180.
Rafikumar, C. 2014. Review on herbal teas. J. Pharmacy Science and Reseacrh 6(5):236-238.
Rindy, P. 2017. Pengaruh perbandingan teh herbal daun binahong (Anredera cordifolia Ten Steenis) dengan daun teh (Camellia sinensis) dan suhu pengeringan terhadap karakteristik teh herbal. Skripsi. Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Teknik Universitas Pasundan.
Rohdiana, D. 2006. Menyeduh Teh dengan Baik, Benar dan Menyehatkkan.
Rohdiana, D. 2007. Petunjuk ehnik Pengolahan Teh. Pusat Penelitian Teh dan Kina. Gambung.
Rohdiana, D. Dan Widiantara, T. 2008. Aktivitas Polifenol Teh Sebagai Penangkap Radikal Bebas. Sebagai Seminar Pangan Nasional. IBPI. 38(1): 98-111.
Rohkyani Ida, 2015. Aktivitas Antioksidan Dan Uji Oranoleptik Teh Celup Batang Dan Bunga Kecombrang Pada Variasi Suhu Pengeringan. Skripsi. Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhamadiyah Surakarta.
Rohman A. Riyanto S, Hidayati NK. 2007. Aktivitas Antioksidan, Kandungan Fenolik total , dan Flavonoid total daun mengkudu (Morinda citrifolia L.). Agritech. 27(4):147-151.
Soekarto. 1981. Penilaian Organoleptik Untuk Industri Pangan dan Hasil Pertanian. Jakarta : Bharat Aksara
Somantri, Ratna dan Tantri K. 2011. Kisah dan Khasiat Teh. Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama.
Suarna I.W. 2005. Kembang Telang (Clitoria ternatea) Tanaman Pakan dan Penutup Tanah. Lokarya Nasinal Tanaman Pakan Ternak Bogor. (Indonesia):Puslitbang Peternakan.
Sutedi, Endang. (2013). Potensi Kembang Telang (Clitoria Ternatea) Sebagai Tanaman Pakan Ternak. Skripsi Fakultas Peternakan Bogor.
Teguh Sumarno dkk (2021) Pengaruh Lama Penyeduhan Teh Hitam ( Camellia sinensis L.) Berbantu Gelombang Ultrasonik Terhadap Aktivitas Antioksidan. Mahasiswa, Staf Pengajar Jurusan Ilmu Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Semarang Jl. Soeharto-Hatta, Semarang 59160.
Tambun, R., H.P.Limbong., C. Pinem., dan E. Manarun. 2016. Pengaruh Ukuran Partikel waktu dan suhu pada ekstraksi fenol dari lengkuas merah. Jurnal Teknik Kimia 5(3)4.
Tranggono, S Sutardi, Haryadi, A. Suparno, S. Muurdiyati, K. Sudarmadji, S. Rahayu, M. Naruki, dan Astuti. 1990. Bahan Tambahan Makanan (food additive). Pusat antar Universitas pangan dan gizi. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Tapas, A.R., Sakarkar, D.M., dan Kakde, R.B. (2008). Flavonoids as Nutraceuticals: A Review. TJPR, Vol. 7: 1089-1099.
Verma, A. Alpana, S. 2014. Optimization and Quality Assessment of Low - Calorie Herbal Tea Sweetened with Stevia (Stevia rebaudiana)., Journal of Medical Recearch and Development. 3(2): 134-137.
Winarsi, Heri. 2011. Antioksidan Alami dan Radikal bebas.Yogyakarta:Kanisius.
Wazir, D., S. Ahmad., R. Muse., M. Mahmood., M.Y. Shukor. 2011. Antioxidant activitities of differnt parts of Gnetum gnemon.L. journal Plant Biochemististry and Biotechnology. 20(2):234-240.
Winarno, F.G. 1992. Kimia Pangan dan Gizi. PT.Gramedia Pustaka, jakarta.
DOI: https://doi.org/10.37905/jjft.v7i03.22004
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Pujha Ladja

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
